Breaking News

Home / Buol

Kamis, 19 Juni 2025 - 20:13 WIB

Angka Stunting 2023-2024 Melonjak Di Kabupaten Buol Ketua Komisi I DPRD Buol Inspeksi Mendadak Ke- Puskesmas

Buol, Tinombala.Com// Berdasarkan data Dinas P2KB pada rapat kerja dengan Komisi I DPRD Kabupaten Buol terdaoat Lonjakan angka stunting di tahun 2023 terdapat 30% ,Tahun 2024 terdapat 36 % dan Stunting Parah 10% di Kabupaten Buol. Lonjakan Ini menjadi perhatian serius bagi pemerintah daerah dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Buol.

Dalam upaya menurunkan angka stunting, anggota DPRD dari Komisi I melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Puskesmas di empat kecamatan untuk memantau langsung penanganan stunting di lapangan 19 Juni 2025

Inspeksi mendadak anggota DPRD Buol dipimpin oleh Ahamad A Koloi , Ketua Komisi I, dan I Wayan Gara, Wakil Ketua Komisi, bersama anggota DPRD lainnya. melakukan kunjungan ke sejumlah Puskesmas di Kabupaten Buol untuk memantau langsung penanganan stunting dan pelayanan kesehatan di beberapa Puskesmas.

Foto Inspeksi (Sidak) Puskesmas Pujimulyo Kecamatan Momunu

Ahmad A Koloi Ketua Komisi I DPRD Buol Menjelaskan 19 Juni 2025 Inspeksi mendadak (Sidak) ini Ke- Puskesmas kecamatan Momunu Lamadong- Pujimulyo, Kecamatan Toliloan , dan Kecamatan Bokat ini merupakan tindak lanjut DPRD memantau langsung penanganan stunting dan pelayanan kesehatan yang ada di beberapa Puskesmas.” Ucap Ketua Komisi I

Ditemukan bahwa empat Puskesmas di tiga kecamatan belum membentuk Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS). Padahal, peran tim ini sangat penting dalam mendukung pelaksanaan strategi nasional percepatan penurunan stunting di Kabupaten Buol.” Ungkap Ahmad Koloi

Foto: Inspeksi (Sidak) Puskesmas Lamadong Kecamatan Momunu

I Wayan Gara Wakil Ketua Komisi I DPRD Buol menambahkan, data Stunting yanga ada di Kabupaten Buol saat ini masih menggunakan data di tahun 2023-2024 sehingga terjadi lonjakan sebagaimana yang kami peroleh keterangan dari beberapa Puskesmas data tersebut bukan data di tahun 2025.” Ucapnya.

Baca Juga:  Kades Bodi Pilih Bungkam, Warga Desak Klarifikasi Soal Dugaan Rangkap Jabatan

Terdapat Empat Puskesmas di tiga kecamatan belum melakukan analisis data penyebab peningkatan status stunting secara menyeluruh. Stunting tidak hanya disebabkan oleh faktor ekonomi, tetapi juga dapat disebabkan oleh faktor lain. Tuturnya.

Seperti Pola asuh anak yang tidak tepat, atau anak dari keluarga broken home, Gizi makanan anak yang tidak terpenuhi, serta nutrisi selama kehamilan yang tidak terpenuhi.

Foto: Puskesmas Boilan Kecamatan Toliloan Foto: Inspeksi (Sidak) Puskesmas Boilan Kecamatan Tiloan

” Komisi I DPRD Buol berharap Perlu dilakukan analisis data yang lebih mendalam untuk mengetahui penyebab stunting di setiap kecamatan mengapa demikian Analisis ini dapat membantu dalam menentukan strategi penanganan stunting yang lebih efektif.

Semua Puskesmas perlu melakukan analisis data penyebab stunting untuk mengetahui faktor-faktor yang berkontribusi terhadap peningkatan status stunting

” Puskesmas dapat menentukan strategi penanganan stunting yang lebih efektif dan terarah, sehingga target penurunan angka stunting dapat tercapai di tahun 2025 Kabupaten Buol.

Dengan adanya sidak Komisi I DPRD ini, diharapkan penanganan stunting diseluruh Kecamatan dapat lebih efektif dan terarah, sehingga target penurunan angka stunting dapat tercapai.” Ungkap Wakil Ketua Komisi I .(Reiyna/Red)

Share :

Baca Juga

Buol

Kepemimpinan Muda KONI Buol, Wacana Regenerasi Menguat

Buol

Optimalkan Pelayanan Masyarakat: Dukcapil Buol Laksanakan Inovasi Pelari Cepat

Buol

“LOKODIDI BERSYUKUR! Jalan Rusak dan Pelabuhan Akan Dibangun, Kades Ridwan: Terima Kasih Pak Bupati!”

Buol

Kisah Kantor Desa yang Baru Hidup Setelah Sidak

Buol

BLTS di Buol: Kekuatan Data Yang Membingungkan 

Buol

PBB Buol Tersandera Janji Politik Kades, Tunggakan Plasma Sawit Capai Ratusan Juta

Buol

Menanti Janji Politik Tak Kunjung Tiba: Warga Kecamatan Tiloan Buol Tanami Pohon Pisang Jalan Provinsi Sulawesi Tengah Berlubang Rusak Parah

Buol

Takraw Buol Tersingkir di Tangan Palu, Empat Tim Berebut Tiket Final
error: Konten ini dilindungi hak cipta!