Breaking News

Home / Gorontalo

Selasa, 13 Januari 2026 - 12:00 WIB

Rusli Laki Minta Satgas PKH Tinjau Kembali Aktivitas PGP Pasca Penertiban PETI

Dampak Aktivitas Peti Pohuwato Foto Istimewa

Dampak Aktivitas Peti Pohuwato Foto Istimewa

Tinombala.Com, Gorontalo –Kecamatan Buntulia Kabupaten Pohuwato kembali di terjang banjir Paskah penertiban PETI. Sebelumnya banjir bandang melanda desa hulawa Di duga adanya pertambangan Tampa izin. Dan kali ini aktivitas PETI sudah di tertibkan oleh Tim gabungan. Di Desa Hulawa, Kecamatan Buntulia, Kabupaten Pohuwato provinsi gorontalo, Senin (12/01/2026).

Banjir yang terjadi kali ini menjadi sebuah pengingat akan penyebab sebenarnya. Di mana para penambang lokal menjadi ojeck penyebab banjir
Kini banjir saat ini terjadi pada saat aktifitas Pertambangan Emas Tanpa Ijin (PETI) sudah ditertibkan.

Hal ini menjadi sorotan oleh Pemuda Buntulia, Rusli Laki. Dirinya menilai banjir yang kedua ini menjadi bukti nyata kerusakan lingkungan diduga akibat aktifitas perusahaan PGP ..Untuk itu kami meminta kepada pemangku kawasan Dan Satgas PKH provinsi meninjau kembali aktivitas perusahan saat ini.

Lanjut “Yang jadi perdebatan penyebab banjir kemarin adalah pihak perusahaan atau PETI. Sekarang penambang tanpa izin sudah ditertibkan, Tapi banjir kali ini masih terjadi. jelas penyebabnya bukan PETI,” tegas Rusli

Rusli menilai, upaya perusahaan dalam melakukan penanganan banjir saat ini hanya bersifat semetara dan bukan solusi permanen. Dimana Perusahaan, Terlalu berfokus pada pemberian bantuan sosial, padahal yang dibutuhkan masyarakat adalah upaya pencegahan banjir.

Lanjut Rusli ” Kalau hanya bantuan sosia yang di berikan itu tidak akan menjamin banjir lagi. Kasihan masyarakat yang ada di dataran rendah kalau curah hujan Tinggi mereka terlalu harus was-was akan datangnya bencana banjir, bandang” tegas Rusli,

Lanjut Rusli di saat paskah penertiban PETI dirinya mengapresiasi penambang lokal yang melakukan normalisasi sungai Hulawa Menurutnya reklamasi ini dilakukan secara swakolala oleh penambang lokal untuk mengantisipasi datangnya banjir.
jika reklamasi ini tidak dilakukan maka banjir saat ini sudah pasti akan lebih parah dari sebelumnya dan kembali merugikan masyarakat.

Baca Juga:  Gemuruh Doa di Balik Deru Mesin, Sirkuit Puncak Mario Sidrap

“Untung saja ada normalisasi sungai kemarin, dan banjir kali ini sudah tidak lagi menghantam wilayah pemukiman masyarakat. Solusi seperti ini yang harusnya dilakukan oleh pihak perusahaan. Bukan Solusi yang sifatnya pencegahan dan membawa bencana besar makanya ,jangan hanya menunggu setelah bencana terjadi baru memberikan bantuan sosial,” tutup Rusli (Juma)

Share :

Baca Juga

Gorontalo

Di Tengah Fiskal Seret, Gorontalo Utara Tancap Gas

Gorontalo

Aliansi Cipayung Plus Pohuwato Gelar Mimbar Bebas, Peringati “September Hitam” dan Kecam Praktik Pertambangan

Gorontalo

Diduga Langgar UU Migas, Mobil Tangki PT Jobroindo Makmur Terekam Bongkar Solar di Gudang

Gorontalo

Aliansi OPM Diminta Perjuangkan Seluruh Aspirasi Rakyat, Pemangku Wilayah Wajib Lindungi Masyarakat Sesuai Undang-Undang

Gorontalo

Gorontalo Zikir Bersama Sambut Tahun Baru 2026

Gorontalo

Polres Pohuwato Salurkan  2200 Liter Air Bersih Untuk Warga dan Pesantren di Desa Yipilo

Gorontalo

Kebun Durian di Perbatasan Rusak Digilas PETI, Kasus Berakhir Damai, Tambang Ilegal Tetap Menggila

Gorontalo

Polisi Gerebek Arena Judi Sabung Ayam Dimarisa
error: Konten ini dilindungi hak cipta!