Breaking News

Home / Daerah / Sulteng

Kamis, 22 Januari 2026 - 14:55 WIB

Kecamatan Dolo Menggerakkan Kebersihan

Aparatur Kecamatan Dolo, Kabupaten Sigi, membersihkan bahu jalan dan parit saat kegiatan bersih-bersih lingkungan di Desa Kotarindau, Kamis, 22 Januari 2026.

Aparatur Kecamatan Dolo, Kabupaten Sigi, membersihkan bahu jalan dan parit saat kegiatan bersih-bersih lingkungan di Desa Kotarindau, Kamis, 22 Januari 2026.

Tinombala.com, Sigi – Pemerintah Kecamatan Dolo, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, kembali menggelar kegiatan bersih-bersih lingkungan pada Kamis, (22/01/2026). Kegiatan rutin pekan kedua ini melibatkan seluruh staf kecamatan, mulai dari aparatur sipil negara (ASN), pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK), hingga pegawai paruh waktu.

Program bersih-bersih yang untuk kedua kalinya digelar ini dipusatkan di Desa Kotarindau. Area pembersihan difokuskan pada sepanjang bahu jalan, parit, dan lingkungan sekitar Kecamatan Dolo. Sampah yang dikumpulkan dipilah antara sampah kering dan basah sebagai bagian dari edukasi pengelolaan lingkungan.

Camat Dolo, Mohamad Ali Aljufri, S.Pt., mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari program Pemerintah Kabupaten Sigi yang bertujuan membangun kesadaran kolektif akan pentingnya lingkungan bersih dan sehat. “Ini kepentingan bersama agar masyarakat hidup sehat dan lingkungan tetap terjaga,” ujarnya.

Sekitar 51 ASN, PPPK, dan pegawai paruh waktu terlibat dalam kegiatan itu. Mohamad Ali menyampaikan apresiasi kepada seluruh staf yang ikut berpartisipasi dan menegaskan pentingnya menjaga konsistensi gerakan kebersihan sebagai bentuk kolaborasi internal pemerintahan.

Ia juga mengapresiasi masyarakat Dolo yang dinilai telah berperan aktif menjaga kebersihan lingkungan. Menurutnya, Pemerintah Kecamatan Dolo harus menjadi barometer dalam menggerakkan budaya bersih, tertib, dan aman di tengah masyarakat. “Kebersihan adalah sebagian dari iman. Lingkungan yang bersih itu nyaman dipandang dan mencerminkan kualitas hidup,” katanya.

Ke depan, pemerintah kecamatan mengajak masyarakat untuk terlibat langsung, dimulai dari membersihkan lingkungan sekitar rumah masing-masing. “Dari pekarangan rumah, kekompakan antara pemerintah dan masyarakat bisa tumbuh melalui gotong royong,” ujar Mohamad Ali menutup kegiatan tersebut (Iyam/Red)

Baca Juga:  Tikaman di Teras Rumah: Sengketa Jaga Malam Berujung Maut di Padang

Share :

Baca Juga

Buol

Jelang HUT Buol ke-27, Pemerintah Gelar Pasar Murah Tekan Harga Pangan

Buol

Kisah Kantor Desa yang Baru Hidup Setelah Sidak

Parimo

Irigasi atau Drainase? Dua Versi Penjelasan Proyek P3-TGAI Rp195 Juta Memantik Tanda Tanya

Palu

Bersama Kakanwil Ditjenpas Sulteng, Kalapas Ampana Ikuti Rapat Terkait Ketahanan Pangan dan UMKM

Buol

Bupati Buol Luncurkan PAUD Challenge, Wujudkan Generasi Emas Kabupaten Buol

Touna

Kasus Kematian Tahanan Polresta Palu dan Mugni, Polda Sulteng Pastikan Masih Dalam Penyidikan

Bukittinggi Sumatera

Safari Ramadan Aia Kaciak, Antara Silaturahmi Dan Serap Aspirasi

Buol

Raungan Mesin Pecah di Bumi Pogogul, Pembalap dari Dua Provinsi Mulai Kuasai Lintasan
error: Konten ini dilindungi hak cipta!