Breaking News

Home / Bukittinggi Sumatera

Selasa, 26 Mei 2026 - 20:15 WIB

Seabad Jam Gadang Jadi Penanda Bukittinggi Perkuat Identitas Kota Sejarah dan Budaya

Foto Istimewa Sari - TB

Foto Istimewa Sari - TB

TINOMBALA.COM, Bukittinggi Sumbar — Pemerintah Kota Bukittinggi menjadikan peringatan 100 tahun Jam Gadang sebagai momentum memperkuat identitas kota itu sebagai pusat sejarah, perjuangan, dan kebudayaan di Sumatera Barat.

Wali Kota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias, mengatakan peringatan Seabad Jam Gadang tidak hanya dimaknai sebagai seremoni usia bangunan bersejarah, melainkan refleksi perjalanan panjang kota dan bangsa Indonesia.

“Jam Gadang bukan sekadar ikon wisata. Selama satu abad keberadaannya, Jam Gadang menjadi saksi perjalanan sejarah bangsa,” kata Ramlan dalam jumpa pers di rumah dinas belakang Balok, Selasa, 26 Mei 2026.

Dalam konferensi pers itu, Ramlan didampingi Kapolresta Bukittinggi Ruly Indra Wijayanto, Dandim 0304/Agam Dwi Santoso, Ketua DPRD Bukittinggi Syaiful Efendy, Sekretaris Daerah Rismal Hadi, dan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Bukittinggi Asra Fernando.

Menurut Ramlan, Jam Gadang telah melewati berbagai fase sejarah, mulai dari masa kolonial, perjuangan kemerdekaan, hingga era Indonesia modern. Karena itu, pemerintah kota merancang peringatan satu abad Jam Gadang dengan konsep yang lebih luas dan sarat pesan budaya.

Ia menyebut rangkaian kegiatan tidak hanya berisi seremoni, tetapi juga menonjolkan unsur edukasi, promosi wisata, dan penguatan identitas budaya daerah.

Puncak peringatan dijadwalkan berlangsung pada 20 Juni 2026 melalui agenda Jam Gadang Cultural Night bertema Jam Gadang dalam Narasi Budaya dan Perjuangan Bangsa. Kegiatan itu akan menampilkan perjalanan tiga era Jam Gadang melalui pertunjukan seni, teknologi visual, hingga orasi kebangsaan tentang sejarah menara jam tersebut.

Selain itu, pemerintah kota juga menyiapkan sejumlah agenda pendukung, di antaranya pameran fotografi bertema “Branding Jam Gadang Sebagai Magnet Wisata di Kawasan ASEAN”, program sarapan massal bersama masyarakat bertajuk “Seabad Jam Gadang, Sehidang Sarapan untuk Kebersamaan”, serta lomba cipta dan baca puisi tingkat SD, SMP, hingga SLTA se-Indonesia.

Baca Juga:  Tumbuh dari “Lucu Bana”, Cafe Tjuna Hadirkan Ruang Hangat yang Ramah di Kantong

Ramlan mengatakan antusiasme internasional terhadap peringatan Seabad Jam Gadang cukup tinggi. Hingga kini, sebanyak 38 negara disebut telah menyatakan kesiapan menghadiri puncak acara, termasuk Palestina.

“Ini menunjukkan bahwa Jam Gadang bukan hanya dikenal sebagai ikon Bukittinggi, tetapi juga memiliki daya tarik di tingkat internasional,” ujarnya.

Terkait pembiayaan kegiatan, Ramlan memastikan seluruh rangkaian acara tidak menggunakan anggaran pemerintah daerah. Menurut dia, pembiayaan sepenuhnya ditangani panitia pelaksana bersama sponsor yang terlibat.

“Kita tidak menerima uang dari sponsor, melainkan para sponsor itu sendiri yang membiayai setiap kegiatan yang mereka dukung,” kata dia.

Pemerintah Kota Bukittinggi berharap peringatan Seabad Jam Gadang menjadi tonggak baru untuk memperkuat citra kota itu sebagai destinasi wisata sejarah dan budaya yang dikenal hingga mancanegara.

Liputan : Sari 

Editor : Linda Fang 

Share :

Baca Juga

Bandar Lampung

Sanksi Adat Di Minangkabau: Menjaga Keadilan dan Keseimbangan Sosial

Bukittinggi Sumatera

Di Balik Etalase Sederhana, Kadai Nasi 77 Menjaga Harga Tetap Waras di Bukittinggi

Bukittinggi Sumatera

Digerebek Saat Tarawih, Oknum ASN BRIN Koto Tabang dan Seorang Datuak Terseret Dugaan Asusila di Palupuh

Bukittinggi Sumatera

Colt T120 Ludes Terbakar di Bukittinggi, Damkar Bergerak Dua Menit, Kerugian Ditaksir Rp50 Juta

Bukittinggi Sumatera

Kuasa Hukum Soroti Vonis 1 Tahun 3 Bulan untuk R.A., Dinilai Lebih Tepat Direhabilitasi

Bukittinggi Sumatera

TMMD Ke-129 Resmi Dibuka di Agam, Bangun Akses Jalan dan Perkuat Kemanunggalan TNI-Rakyat

Bandar Lampung

Dari Dakwah, Alumni, hingga Korporasi Nasional: Nofil Anoverta Emban Amanah Strategis di Agrinas Palma Nusantara

Bukittinggi Sumatera

Serikat Pekerja Media Dibentuk di Bukittinggi, Soroti Perlindungan dan Kesejahteraan Wartawan
error: Konten ini dilindungi hak cipta!