Breaking News

Home / Palu / Sulteng

Minggu, 31 Mei 2026 - 01:58 WIB

Banjir Terjang Watusampu dan Buluri, Pemkot Palu Soroti Aktivitas Tambang

Wali Kota Hadianto Rasyid meninjau langsung lokasi terdampak banjir dan menjadwalkan audiensi dengan perusahaan tambang yang beroperasi di sekitar Watusampu dan Buluri pada 2 Juni mendatang.
Foto Istimewa Diskominfotik Kota Palu

Wali Kota Hadianto Rasyid meninjau langsung lokasi terdampak banjir dan menjadwalkan audiensi dengan perusahaan tambang yang beroperasi di sekitar Watusampu dan Buluri pada 2 Juni mendatang. Foto Istimewa Diskominfotik Kota Palu

TINOMBALA.COM, Palu Sulawesi Tengah – Banjir yang menerjang Kelurahan Watusampu dan Buluri mendorong Pemerintah Kota Palu untuk mengevaluasi berbagai faktor yang diduga berkontribusi terhadap bencana tersebut, termasuk aktivitas pertambangan di sekitar wilayah terdampak.

Wali Kota Palu Hadianto Rasyid turun langsung meninjau sejumlah lokasi terdampak banjir pada Sabtu, 30 Mei 2026. Peninjauan dilakukan untuk memastikan penanganan pascabanjir berjalan serta mengidentifikasi persoalan yang masih membutuhkan perhatian pemerintah.

Dalam kunjungan itu, Hadianto didampingi sejumlah pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), antara lain Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Sosial, Dinas Pekerjaan Umum, Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Badan Pendapatan Daerah (Bapenda), serta pemerintah kelurahan setempat.

Di lapangan, wali kota meninjau sejumlah titik terdampak dan menerima laporan mengenai kondisi terkini kawasan tersebut. Evaluasi dilakukan terhadap dampak banjir terhadap lingkungan, infrastruktur, keamanan kawasan, hingga aktivitas masyarakat.

Menurut Hadianto, hasil peninjauan akan menjadi dasar bagi Pemerintah Kota Palu dalam menentukan langkah-langkah strategis untuk mengurangi risiko terjadinya bencana serupa di masa mendatang.

Sebagai tindak lanjut, Pemerintah Kota Palu akan mengundang sejumlah perusahaan tambang yang beroperasi di sekitar Watusampu dan Buluri untuk melakukan audiensi bersama.

“Sejumlah perusahaan tambang akan kita hadirkan untuk audiensi bersama di rumah jabatan pada hari Selasa, 2 Juni 2026,” kata Hadianto saat melakukan peninjauan.

Langkah tersebut menunjukkan perhatian pemerintah terhadap berbagai aktivitas yang berpotensi memengaruhi kondisi lingkungan di kawasan terdampak banjir. Audiensi direncanakan menjadi forum untuk membahas kondisi lapangan sekaligus mencari solusi bersama dalam upaya pencegahan bencana.

Hadianto menegaskan bahwa keterlibatan seluruh pihak, termasuk sektor usaha, sangat diperlukan dalam menjaga keseimbangan lingkungan dan keselamatan masyarakat.

Baca Juga:  Diduga Puluhan Excavator Kembali Beroperasi, PETI Bulangita–Teratai Langgar UU Lingkungan dan Minerba

Melalui pertemuan tersebut, Pemerintah Kota Palu berharap terbangun sinergi yang lebih kuat antara pemerintah, perusahaan, dan masyarakat dalam menjaga kelestarian lingkungan serta memperkuat upaya mitigasi bencana.

Pemkot Palu juga menegaskan komitmennya untuk terus mengawal proses pemulihan di wilayah terdampak agar masyarakat dapat kembali menjalankan aktivitas sehari-hari dengan aman dan nyaman. (HB)

Sumber Berita Diskominfotik Kota Palu 

Share :

Baca Juga

Buol

Kontrak Media DPRD Buol Tidak Mengikuti Regulasi Tender e-katalog LPSE

Touna

Tindak Lanjuti Postingan Kades Matobiai Terkait Miras, Kapolsek Una Una Pimpin Tim Gabungan Lakukan Razia

Buol

“Abrasi Pantai Mengancam, BPBD Buol Pasang Karung Pasir sebagai Penahan”

Sulteng

Sentra Nipotove Palu Berikan Bantuan Dinas Sosial Kabupaten Buol

Sulteng

Mobil Rental Asal Buol Mengalami Kecelakaan Penurunan Labonu

Morowali

Surat Penghentian Terbit, Excavator Tetap Menggali: Siapa yang Diabaikan PT Duta Sarana Batuan?

Buol

Proyek Swakelola Pembangunan Jalan Usaha Tani Dinas Pertanian Buol Diduga Mengalami Kerugian Keuangan Negara

Palu

Kunjungan Kerja Menteri Kebudayaan RI Perkuat Kolaborasi Pelestarian Budaya Sulawesi Tengah
error: Konten ini dilindungi hak cipta!