TINOMBALA.COM, Buol Sulteng — Kekalahan sejumlah atlet Kabupaten Buol di Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) XXIV Sulawesi Tengah 2026 tak membuat Bupati Buol Risharyudi Triwibowo kehilangan kebanggaan. Ia justru menyoroti mental dan semangat para atlet setelah bertanding.
” Dalam dunia olahraga, menang dan kalah adalah hal yang biasa. Yang terpenting adalah semangat juang, disiplin, dan pengalaman yang didapat selama bertanding,” ujar Risharyudi.
Menurut dia, POPDA bukan sekadar mengejar medali. Ajang ini menjadi ruang bagi pelajar Buol untuk mengasah mental, disiplin, sekaligus menambah pengalaman menghadapi atlet dari daerah lain.
Risharyudi juga mengapresiasi para pelatih, official, dan seluruh pihak yang mendukung kontingen Buol. Ia meminta pembinaan olahraga pelajar terus diperkuat, terutama fasilitas, kualitas latihan, serta rekrutmen atlet sejak usia sekolah.
” Kami tetap bangga kepada seluruh atlet. Teruslah berlatih dan jangan pernah menyerah. Jadikan pengalaman ini sebagai motivasi untuk meraih prestasi yang lebih tinggi,” katanya dalam rekaman Vidio Syamanto .
Bagi Bupati, kekalahan di arena bukan akhir. Yang lebih penting, para atlet pulang membawa pengalaman untuk memperbaiki diri dan kembali bertanding dengan mental yang lebih kuat. (Rudy Sipat)





















