Breaking News

Home / Sumatera

Jumat, 7 Agustus 2026 - 20:41 WIB

Pasir Timah Tak Terjual, Amarah Penambang Meledak: Kantor PT Timah Dibakar

Foto Istimewa

Foto Istimewa

TINOMBALA.COM, Belitung Timur — Kantor operasional PT Timah Tbk di Desa Lenggang, Kecamatan Gantung, Kabupaten Belitung Timur, diserang dan dibakar massa pada Jumat, 7 Agustus 2026. Informasi awal menyebut massa didominasi penambang lokal. Aksi tersebut diduga dipicu tersendatnya perdagangan pasir timah dalam beberapa hari terakhir.

Keresahan bermula ketika kolektor dan pengepul di tingkat lapangan disebut menghentikan sementara pembelian pasir timah dari masyarakat. Hasil tambang menumpuk tanpa kepastian pasar, sementara biaya operasional terus berjalan. Dampaknya menjalar ke pemilik alat tambang, sopir, buruh, warung, hingga pelaku usaha kecil yang menggantungkan perputaran ekonomi dari aktivitas pertambangan.

Ketegangan kemudian memuncak di kawasan kantor operasional PT Timah. Sejumlah video yang beredar memperlihatkan kerumunan massa, kepulan asap hitam, dan kobaran api di sekitar bangunan. Aparat keamanan tampak berada di lokasi untuk mengendalikan keadaan. Namun hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi mengenai kronologi lengkap, korban, pihak yang terlibat, maupun nilai kerugian.

Peristiwa tersebut menempatkan pemerintah dan aparat pada dua pekerjaan sekaligus: mengusut aksi penyerangan dan pembakaran serta mencari akar keresahan yang disebut memicu gejolak. Jika tersendatnya perdagangan pasir timah memang menjadi pemicu, pemerintah perlu menjelaskan mekanisme pemasaran hasil tambang masyarakat dan memastikan adanya jalur penjualan yang sah, tanpa mengabaikan legalitas, keselamatan kerja, dan perlindungan lingkungan.

Belitung Timur telah lama bergantung pada timah sebagai salah satu penggerak ekonomi masyarakat. Namun keresahan ekonomi tidak dapat menjadi alasan untuk membakar fasilitas perusahaan. Aparat tetap perlu mengungkap pelaku dan motifnya, sementara pemerintah harus menyelesaikan persoalan perdagangan pasir timah agar ketegangan tidak berkembang menjadi konflik yang lebih luas. Hingga kini, PT Timah dan kepolisian belum memberikan keterangan resmi mengenai kondisi terkini lokasi kejadian. (**/Red)

Baca Juga:  Jembatan Rp6,5 Miliar Dikebut, Baru 40 Persen

Share :

Baca Juga

Bukittinggi Sumatera

Buka Puasa Bersama Alumni SMKN 1 Bukittinggi Pererat Silaturahmi Lintas Daerah

Sumatera

Empat Pesan Lebaran dari Mahyeldi Ansharullah

Sumatera

Cuaca Ekstrem Terjang Padang, Pohon Tumbang Lumpuhkan Akses Jalan dan Timpa Rumah

Nasional

Bupati Agam Kebut Proyek Jalan Rp54,46 Miliar, Pekerjaan Dimulai Akhir Juli

Agam

Dugaan Pemotongan Bantuan Bencana di Palupuh Meluas, 10 Jorong di Nagari Pasia Laweh Ikut Disorot

Sumatera

Ancaman di Balik Batas 30 Persen

Bukittinggi Sumatera

Emas Gelap Sawahlunto: Gurita Tambang Ilegal, Uang Payung, dan Bayang-Bayang Elit Lokal

Sumatera

Tikaman di Teras Rumah: Sengketa Jaga Malam Berujung Maut di Padang
error: Konten ini dilindungi hak cipta!