TINOMBALA.COM, Tolitoli — Renovasi Tugu Gotong Royong di Bundaran Hotel Suryadi, Tolitoli, disebut menggunakan dana Corporate Social Responsibility (CSR) Bank Sulteng lebih dari Rp400 juta. Namun, Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Tolitoli menegaskan tidak mengelola anggaran tersebut.
Kepala Bidang Prasarana, Sarana, dan Utilitas (PSU) Perkim Tolitoli, Nurmansyah, mengatakan pembangunan tugu berbentuk tangan itu merupakan keinginan pemerintah daerah. Perkim, kata dia, hanya berperan dalam koordinasi dengan pihak terkait.
“Secara teknis, kami tidak mengelola dana renovasi tugu. Kami sebatas berkoordinasi dengan pihak terkait,” kata Nurmansyah saat ditemui di kantornya, Senin (12/10/2026).
Menurut Nurmansyah, pengerjaan monumen melibatkan tenaga khusus dari luar daerah, sedangkan penataan kawasan bundaran dikerjakan kontraktor lokal.
Meski sumber dana disebut berasal dari CSR Bank Sulteng, rincian penyaluran, nilai pasti, serta pihak yang bertanggung jawab atas pengelolaan dana tersebut masih perlu diperjelas untuk memastikan transparansi penggunaan anggaran. (Aco)





















