Parigi Moutong Sulteng— Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Sulawesi Tengah mulai memperkuat konsolidasi organisasi untuk menghadapi agenda politik 2029 dan mempersiapkan langkah politik menuju 2031.
Upaya itu dilakukan melalui Orientasi Politik, Pengukuhan, dan Musyawarah Kerja Cabang (OPM) bagi pengurus DPC PKB se-Sulteng. Kegiatan dibuka di Hotel Az Zahra, Parigi Moutong, Kamis (15/10/2026), dan dijadwalkan berakhir di Kabupaten Buol pada 31 Oktober 2026.
Ketua DPW PKB Sulteng, Risharyudi Triwibowo dengan nama sapaan Bowo Timumun, mengatakan konsolidasi bertujuan memperkuat struktur partai sekaligus memastikan kader aktif di tengah masyarakat.
“Semua kader PKB wajib selalu berada di tengah-tengah masyarakat dan menjadi solusi bagi setiap permasalahan masyarakat,” kata Bowo, yang juga menjabat Bupati Buol.

Foto Ist- Syamanto
Menurut data internal DPW PKB Sulteng yang disampaikan Bowo, kepengurusan partai telah terbentuk di 13 kabupaten/kota melalui DPC dan 177 kecamatan melalui DPAC. Hingga akhir Desember 2026, PKB menargetkan pembentukan kepengurusan di 1.842 desa dan 175 kelurahan, disertai penguatan jaringan hingga tingkat dusun, RT, dan RW.
OPM juga mencakup pengukuhan pengurus DPC dan DPAC serta regenerasi badan otonom partai. Kegiatan ini dihadiri sejumlah anggota DPRD dari PKB, Bupati Parigi Moutong Erwin Burase bersama Wakil Bupati Abdul Sahid, serta unsur partai politik dan penyelenggara pemilu.
Konsolidasi hingga tingkat desa menjadi bagian dari persiapan jangka panjang PKB Sulteng. Ukuran keberhasilannya bukan hanya terbentuknya kepengurusan, melainkan juga kehadiran dan kerja nyata kader di tengah masyarakat. (**)
Editor: Juma Usman





















