Breaking News

Home / Sulteng

Kamis, 13 Maret 2025 - 10:55 WIB

IMIP Bentuk 10 Bank Sampah Di Kecamatan Bahodopi

Morowali, Tinombala.com// Dalam rangka mengoptimalkan pengelolaan sampah di Morowali, Sulawesi Tengah, PT Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP), menginisiasi pembentukan 10 Bank Sampah Unit (BSU) di empat desa di Kecamatan Bahodopi.

CSR Economy & Environment Team Leader PT IMIP Ferdi Saputra mengatakan, Bank Sampah Unit ini merupakan bagian dari Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) Ara Sinergi Berdaya yang sebelumnya telah dibentuk pada September 2024 kemarin. Pembentukan BSU dimaksudkan untuk memperlancar pengangkutan sampah menuju Bank Sampah Sidaya, karena selama ini pengangkutan sampah dilakukan secara door to door.

“Nah, dengan dibentuknya BSU ini diharapkan untuk setiap sampah yang dikumpulkan oleh nasabah itu dapat terkumpul di satu titik. Selama ini nasabah Bank Sampah itu keliling dari ke empat desa yaitu Makarti Jaya, Labota, Padabaho dan Bete-Bete dengan mengambil sampah-sampah yang dikirimkan oleh masyarakat. Jadi, awalnya semua itu dijemput door to door, dengan adanya BSU ini dapat memudahkan untuk titik pengumpulan sampah di desa tersebut,” kata Ferdi

Ferdi mengatakan, adanya BSU juga dapat mempermudah akses penjemputan sampah, dan mengurangi biaya operasional yang ada di Bank Sampah Induk. Hingga saat ini, KSM Ara Sinergi Berdaya sudah memiliki 308 nasabah dari empat desa yang tersebar di sekitar kawasan industri IMIP. Nasabah itu mengumpulkan sampah terpilah yang bernilai ekonomi seperti sampah botol kaca, plastik dan organik.

Baca Juga:  Buol Kirim Pesan Persaudaraan untuk HUT ke-19 Gorontalo Utara

10 Bank Sampah Unit itu tersebar di Desa Labota sebanyak 5 (lima) unit, Makarti Jaya 2 (dua) unit, Padabaho 2 (dua) unit, dan Desa Bete-Bete 1 (satu) unit.

“Nanti sampah yang sudah terpilah di BSU akan dikumpulkan di Bank Sampah Induk yang dikelola oleh KSM Ara Sinergi Berdaya. Kemudian di Bank Sampah Induk akan di proses melalui KSM Bahomakmur. Untuk di sistem Bank Sampah Induk, nasabah bisa meraup penghasilan tambahan sekitar Rp 1 juta hingga Rp 2 jutaan dengan sistem penarikan setiap 3 bulan,” Jelasnya

BSU ini bisa menjadi sistem pengelolaan sampah yang berkualitas dan berdaya saing. Ia berharap semoga dapat menumbuhkan kesadaran masyarakat bahwa sampah masyarakat itu ternyata mempunyai nilai ekonomi.      (*)

Share :

Baca Juga

Buol

BLTS di Buol: Kekuatan Data Yang Membingungkan 

Morowali

Kapolsek Bungku Selatan Membajak Lahan Percontohan Lokasi Perkebunan Jagung

Daerah

Subuh, Polisi Menyapa Warga: Kapolres Morowali Dorong Keadilan Restoratif dari Mimbar Masjid

Daerah

Dugaan Rp100 Juta di Balik Jeruji Tinombo

Palu

Pengawas Ketenagakerjaan, Jembatan Keadilan bagi Pekerja

Buol

Bupati Cup 2025: 32 Tim Siap Bertarung, “Hadiah Fantastis Menanti!”

Palu

Bambang Razak, Resmi Menjabat Kepala Balai Pekerjaan Jalan Nasional (BPJN) Sulteng  

Buol

Rembuk Budaya Kabupaten Buol Resmi Dibuka