Buol Sulteng – Bupati Buol H. Risharyudi Triwibowo menegaskan jabatan dalam birokrasi bukan sekadar kedudukan, melainkan amanah yang harus dibuktikan melalui kinerja dan pelayanan kepada masyarakat.
Penegasan itu disampaikan saat melantik dan mengambil sumpah/janji pejabat administrator dan pengawas di lingkungan Pemerintah Kabupaten Buol, Senin 2 November 2026, di Lantai 2 Kantor Bupati Buol.
Bupati meminta pejabat yang baru dilantik menjaga integritas, meningkatkan disiplin, bekerja profesional, serta tidak menjadikan jabatan sebagai alat kekuasaan. Ia juga mengingatkan agar birokrasi tidak mempersulit masyarakat dan mampu memberikan solusi.
Menurut dia, setiap pejabat harus memiliki target kerja yang jelas, membangun kolaborasi antarorganisasi perangkat daerah, serta mendukung visi pembangunan Kabupaten Buol.
Bupati juga menegaskan bahwa seluruh pejabat harus siap dievaluasi berdasarkan kinerja dan tanggung jawab masing-masing.
“Jabatan boleh berganti, tetapi integritas harus tetap terjaga. Kewenangan boleh berakhir, tetapi hasil pengabdian harus meninggalkan manfaat,” tegasnya.
Ia meminta para pejabat segera melakukan pembenahan organisasi dan menghadirkan perubahan nyata sejak hari pertama bertugas.
Pelantikan tersebut dihadiri Wakil Bupati Buol, Forkopimda, Sekretaris Daerah, para asisten, staf ahli, kepala perangkat daerah, serta tamu undangan. (TB)





















