Palu, Tinombala.Com// Sebagian warga kota Palu Propinsi Sulawesi Tengah yang bermukim tak jauh dari lokasi bekas Proyek pembangunan sarana dan prasarana infrastruktur penunjang untuk memulihkan dan peningkatan fungsi sistem jaringan irigasi (DI) Gumbasa
Irigasi Gumbasa ini pernah mengalami rusak berat porak poranda akibat bencana alam berupa Likuifaksi gempa bumi dasyat kala itu. Kini masyarakat petani sudah dapat kembali menikmanti mamfaat dari aliran air yang di airi melalui irigasi tersebut.
Galip dimintai keterangan menyebutkan jika proyek ini belum lama di selesaikan oleh kontraktor BUMN PT Nindia Karya (NK) di sejumlah titik beberapa Tahun lalu.
Proyek ini bersumber dari Kementerian PU melalui direktorat jenderal Sumber Daya Air serta di bawah pengawasan dari pihak Balai Wilayah Suangai Sulawesi (BWSS III).
Dari sisi pemamfaatan irigasi Gumbasa ini sangat di rasakan sekali oleh Petani sawah terutama bagi mereka yang memiliki lahan pertanian. ” Irigasi ini sangat memberikan dampak positif utamanya bagi petani kebutuhan air tercukupi dengan baik sehingga mendongkrak hasil panen padi mereka ” imbuhnya.
Selain itu kata dia, dengan berfungsinya saluran irigasi tersebut dapat mendukung peningkatan pangan dan meningkatkan kesejahteraan petani, “.Ucaonya
Sementara itu Mardiono Pengelola Manegemen PT Nindia Karya belum lama ini menuturkan, Proyek tersebut di bangun pasca bencana alam Gempa bumi dan Likuifaksi dahsyat yang melanda Sulawesi Tengah Tahun 2018 silam, ” Kata Mardiono.
Adapun kontruksi pekerjaan dilapangan telah melalui prosedur yang standar dan berlaku sehingga bisa di gunakan dalam jangka lama.
Mardiono berharap dengan terbangunnya jaringan irigasi ( DI) Gumbasa kiranya warga juga ikut memelihara ke amanannya karena semua itu adalah untuk kepentingan Publik, ” Ungkap Mardiono. (Aco amir)

















