Palu, Tinombala.com// Pile Cap diketahu sebagai struktur beton bertulang yang strategis, pile cap berfungsi untuk mendistribusikan beban. Serta bertanggung jawab atas tugas penting dalam mengalihkan dan menyebarkan beban jembatan dari satu atau beberapa tiang (pile cap) ke tahanan fondasi jembatan
Kepala Bidang Bina marga PUPR Provinsi Sulteng Ir Asbudianto dimintai keterangan oleh wartawan Senin,17 maret 2025 menjelaskan, pengerjaan jembatan Boilan II, Desa Maniala, Kecamatan Tiloan, Kabupaten Buol ini sedang berlangsung pengerjaan pengecoran pembuatan Pile Cap dilapangan untuk memperkuat konstruksi Abutmen jembatan tersebut, Kata Kabid.

Selain penyebaran beban, peran pile cap juga mencakup mengurangi tekanan yang diterima oleh pondasi Abutmen secara keseluruhan, dengan tujuan mencegah deformasi atau potensi kegagalan struktural, peran pile cap juga dapat menciptakan suatu sistem yang erat terintegrasi, menghasilkan struktur yang kokoh dan stabil,” Jelasnya.

” Material utama yang umumnya digunakan dalam pembuatan pile cap adalah beton bertulang. Struktur ini biasanya diposisikan di puncak tiang-tiang yang saling terhubung, membentuk fondasi yang kokoh dan stabil.Tentang fungsi dan peranan pile cap menjadi kunci essensial dalam merancang pondasi yang andal dan tahan lama.
Kami targetkan pengerjaan Pile Cap Jembatan Boilan II, dan pengecoran balok melintang pada bagian bawa jembatan ini bakal selesai sebelum lebaran. Agar pengerjaan pemasangan tiang pancang Oprit jembatan Boilan II ini bisa on Progres setelah selesai lebaran, Ungkap Kabid Binamarga Provinsi Sulteng. (Red)

















