Palu, Tinombala.Com// Provinsi Sulawesi Tengah menargetkan pengelolaan sampah ramah lingkungan yang efektif untuk mencapai target 100% sampah terkelola pada tahun 2029. Sekprov Dra. Novalina, M.M, menekankan pentingnya kolaborasi semua pihak dalam pengelolaan sampah ramah lingkungan demi terpenuhinya target yang ditetapkan.
“Semoga kami mendapat arahan-arahan untuk menyatukan segala sumber daya yang ada untuk mencapai target yang ditetapkan,” ujar Sekprov Novalina mewakili gubernur, pada pertemuan bertema ‘Penguatan Peran Swasta dalam Pengelolaan Sampah Provinsi Sulawesi Tengah’ di Hotel Swissbell, Kamis, 4 Desember 2025.
Pertemuan ini dihadiri sejumlah peserta dari dinas lingkungan hidup, perusahaan pemilik smelter, peleburan logam dan minyak sawit, pelaku usaha pemanfaat plastik daur ulang dan asosiasi daur ulang plastik Indonesia (ADUPI). Sekprov Novalina menuturkan tantangan fiskal yang kembali dialami semua pemerintah daerah pada tahun anggaran 2026, seiring kebijakan efisiensi dari pemerintah pusat.
Namun, Sekprov tetap optimis dan menegaskan komitmen Pemprov Sulteng dalam mendukung keberhasilan program-program pusat dengan kemampuan anggaran saat ini. “Insyaallah, kami berkomitmen dan kalau ada program dari kementerian akan kami laksanakan dengan sepenuh hati,” tegasnya.
Pertemuan ini diharapkan menjadi pijakan bersama demi terwujudnya pengelolaan sampah ramah lingkungan, antara lain dengan bank sampah, TPS3R, rumah kompos, maggot BSF, MRF dan lainnya. “Semoga pengelolaan sampah di Provinsi Sulawesi Tengah berjalan dengan baik dan mencapai target yang telah ditetapkan,” Ungkap Novalina. (TB)















