Buol, Tinombala.Com// Proyek konstruksi pengaman pantai yang dilaksanakan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) di Kabupaten Buol, Sulawesi Tengah, bersumber dari dana hibah Angaran Pendapatan Belanja (APBN) 2024 pelaksanannya di tahun 2025 berjalan dengan baik. Proyek ini bertujuan untuk melindungi wilayah pantai dari abrasi dan dampaknya terhadap masyarakat.
Menurut Pejabat pembuat komitmen (PPK) Proyek rekontruksi pengaman pantai ini difokuskan pada pembangunan pengaman pantai, seperti revetment (tanggul laut) dan mungkin juga groin (pemecah gelombang), untuk mengurangi dampak abrasi dan melindungi wilayah pantai di tiga desa yang ada di Kabupaten Buol.
Lokasi pembangunan ini mencakup beberapa desa di Kabupaten Buol, termasuk Desa Busak, Monano, dan Desa kuala besar. Proyek ini melibatkan perencanaan, pengawasan, dan pengelolaan konstruksi yang baik oleh pelaksana lapangan.
Dampak dari kegiatan ini selain melindungi wilayah pantai, proyek rekontruksi pengaman pantai ini juga diharapkan memberikan dampak positif untuk masyarakat sekitar yang bermukim tidak jau dari pantai
” Adapun lokasi abrasi pantai yang dibangun tersebut yakni di kawasan pantai Busak, dikerjakan dengan perkiraan biaya Rp. 3, 7 Milyar bersumber dari dana hibah Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) 2024 yang dikerjakan di tahun 2025 Proyek ini dikerjakan oleh kontraktor Pelaksana CV Lima R Basy syar selama 180 hari kerja, terhitung sejak SPMK dikeluarkan.
Kemudian kawasan pantai desa menano CV Cahaya Borneo dengan biaya perkiraan Rp. 3,7 milyar. dalam masa 180 hari kerja pelaksanaan sejak SPMK dikeluarkan.
Dan kawasan desa kuala besar dengan nilai biyaya perkiraan Rp. 5,7 Milyar dikerjakan CV Lima R Basy syar dalam masa 180 hari pelaksanaan sejak SPMK dikeluarkan Juni 2025 (Reiyna/Red)















