Breaking News

Home / Buol / Kesehatan

Senin, 12 Januari 2026 - 17:50 WIB

Dugaan Skandal di RSUD Buol , Dokter Tarik Resep Obat Tanpa Penjelasan 

Oplus_131072

Oplus_131072

Buol, Tinombala.Com// Sebuah kasus dugaan pelanggaran aturan oleh dokter di RSUD Mokoyulri Buol telah memicu kemarahan keluarga pasien. Dokter tersebut menarik resep obat yang sangat diperlukan untuk perawatan pasca operasi tanpa memberikan penjelasan yang jelas.

Ayah pasien, Redza Fajar Satrio, melakukan protes karena BPJS tidak memperbolehkan pasien membeli obat di luar RSUD. “Obat itu sangat diperlukan sesuai penjelasan awal tim medis. Kami bahkan berencana membeli obat di luar sesuai aturan, namun tiba-tiba resep ditarik dengan alasan tidak perlu lagi digunakan,” ujarnya.

Keluarga pasien tidak terima dan akan melaporkan peristiwa ini ke pihak BPJS Kesehatan tingkat kabupaten dan provinsi. Mereka menuntut penjelasan yang transparan dari pihak rumah sakit dan Direktur RSUD Mokoyulri Dr. Maryati.

Apa Yang Terjadi Di UPT RSUD Buol ?

• Dokter menarik resep obat tanpa penjelasan
• Keluarga pasien protes karena BPJS tidak memperbolehkan membeli obat di luar
• Pihak rumah sakit belum memberikan tanggapan

Akan Berakhir Dimana Kasus Ini ?

Keluarga pasien berharap pihak rumah sakit dan Direktur RSUD Mokoyulri dapat memberikan penjelasan yang transparan dan mengambil tindakan yang tepat. (TB)

Baca Juga:  Bupati Buol Tinjau Lokasi Kebakaran di Kelurahan Kali, Dua Rumah Ludes Terbakar

Share :

Baca Juga

Buol

97,8 Gram Sabu Dimusnahkan, 27 Perkara Jadi Alarm Hukum di Buol

Buol

Pemkab Buol Kedepankan Kemanusiaan Dalam Penanganan WNA Filipina Korban Laut

Buol

Menyusuri Jejak Panas Alam Pinamula 

Buol

POPDA XXIV Dibuka di Buol, Gubernur Sulteng Janjikan Sport Center

Buol

Polres Buol Kawal Ketat Rapat Pleno Penetapan Hasil Pilkada 2024

Buol

Musdesus Pembentukan Koperasi Merah Putih Desa Langudon

Buol

“Ketua Pimpinan Pusat GP Ansor Buka Konfercab IV di Buol”

Buol

Bupati Buol: Penegakan Disiplin ASN untuk Meningkatkan Kualitas Pelayanan Publik
error: Konten ini dilindungi hak cipta!