Tinombala.com, Buol Sulteng — Halaman Kantor Desa Hulubalang, Kecamatan Paleleh Barat, Senin pagi, 9 Maret 2026, tampak lengang saat Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Buol, Arfandi A. Wehantow, melakukan inspeksi mendadak. Dia menemukan aktivitas pelayanan yang tertib, Arfandi justru mendapati sejumlah kondisi yang dinilai kurang layak bagi sebuah kantor pemerintahan desa.
Di sudut halaman kantor, terlihat kotoran sapi yang belum dibersihkan. Kondisi itu membuat lingkungan kantor desa tampak kotor dan kurang terawat. Bagi Arfandi, pemandangan tersebut tidak semestinya terjadi di tempat yang menjadi pusat pelayanan masyarakat.
Selain persoalan kebersihan, perhatian Arfandi juga tertuju pada tiang bendera di halaman kantor desa. Bendera Merah Putih yang berkibar terlihat dalam kondisi robek. Simbol negara yang seharusnya dijaga kehormatannya itu dinilai sudah tidak layak untuk terus dipasang.
Dalam sidak tersebut, Arfandi diterima oleh Sekretaris Desa Hulubalang, Aslan Ali. Kepala desa tidak berada di kantor saat kunjungan berlangsung. Kepada aparatur desa yang ditemui, Arfandi menegaskan bahwa kantor desa harus mencerminkan kedisiplinan dan tanggung jawab aparatur pemerintah.
“Kantor desa merupakan tempat pelayanan publik. Kebersihan lingkungan harus selalu diperhatikan. Kami juga melihat adanya kotoran sapi di sekitar kantor yang seharusnya segera dibersihkan.
Selain itu, bendera Merah Putih yang sudah robek harus segera diganti sebagai bentuk penghormatan kita terhadap simbol negara,” kata Arfandi di lokasi.
Menurut dia, kondisi fisik kantor pemerintahan, termasuk kebersihan lingkungan dan kelayakan fasilitas, merupakan bagian penting dari kualitas pelayanan publik. Lingkungan kantor yang rapi dan tertata akan menciptakan kenyamanan bagi masyarakat yang datang mengurus berbagai keperluan administrasi.
Sekretaris Desa Hulubalang, Aslan Ali, menyatakan pihaknya menerima masukan tersebut dan berjanji segera melakukan perbaikan. Ia mengakui kondisi kebersihan di sekitar kantor desa perlu mendapat perhatian lebih.
“Kami berterima kasih atas perhatian dan masukan dari Kadis PMD. Terkait kondisi kebersihan di sekitar kantor desa dan bendera yang sudah robek, kami akan segera melakukan pembersihan serta mengganti bendera yang tidak layak,” ujar Aslan.
Inspeksi mendadak yang dilakukan Dinas PMD Kabupaten Buol ini menjadi bagian dari upaya pengawasan terhadap penyelenggaraan pemerintahan desa.
Melalui sidak semacam ini, pemerintah daerah berharap aparatur desa lebih disiplin dalam menjaga fasilitas kantor serta memastikan pelayanan kepada masyarakat berlangsung dengan baik dan tertib.
Pewarta ; Reiyna
Editor: Linda Fang





















