Breaking News

Home / Buol / Daerah

Kamis, 26 Februari 2026 - 20:22 WIB

Menata Arah 2027 dari Musrembang, Pertanian, SDA Lestari, dan Janji Pengentasan Kemiskinan

Foto Istimewa Wawan

Foto Istimewa Wawan

Tinombala.com, Buol Sulteng – Kamis, 26/02/2026 Dilantai dua Aula Pobokidan, Kantor Bupati Buol, Risharyudi Triwibowo membuka Musyawarah Rencana Pembangunan Daerah (Musrenbang) Tingkat Kecamatan Biau buol dengan satu penekanan arah pembangunan 2027 harus lebih presisi, lebih membumi.

Forum itu nampak dihadiri Wakil Bupati Moh. Nasir Dj. Daimaroto, Sekretaris Daerah Moh. Yamin Rahim, jajaran Forkopimda, para asisten dan staf ahli bupati, serta kepala organisasi perangkat daerah se-Kabupaten Buol. Dari unsur legislatif, Wakil Ketua I DPRD Buol Karmin Oy Kaimo bersama dua anggota dewan turut hadir. Perwakilan Polres Buol, Koramil Biau, camat, hingga para lurah se-Kecamatan Biau melengkapi barisan kursi undangan.

Musrenbang ini merupakan kelanjutan dari pertemuan serupa yang lebih dulu digelar di Kecamatan Paleleh pada 24/02/2026. Rangkaian forum kecamatan ini akan berlangsung hingga awal Maret sebelum memasuki tahap perumusan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) 2027 di tingkat kabupaten.

Tema yang diusung “Mengembangkan Sektor Pertanian dan Sumber Daya Alam Berkelanjutan sebagai Tulang Punggung Pertumbuhan Ekonomi buol untuk Pengentasan Kemiskinan dan Penurunan Stunting, ” Kalimat panjang ini menuntaskan kemiskinan dan stunting yang kini kembali ditautkan dengan sektor unggulan daerah.

Dalam sambutannya, Risharyudi menegaskan Musrenbang bukan sekadar agenda tahunan. Ia menyebut forum ini sebagai ruang menyaring kebutuhan riil masyarakat. “Kita harus memastikan setiap program pembangunan memberi manfaat nyata, terutama di sektor andalan kita , yaitu pertanian dan pengelolaan sumber daya alam yang lestari,” ujarnya.

Di forum Musrembang tersebut, sejumlah usulan prioritas kecamatan mulai dipetakan berupa penguatan infrastruktur pertanian, peningkatan akses pasar bagi petani, pengelolaan sumber air yang berkelanjutan, hingga intervensi gizi berbasis desa untuk menekan angka stunting.

Baca Juga:  Kapolres Buol Tekankan Pentingnya Transparansi dan Pengawasan dalam Pengelolaan Desa

Musrembang tingkat kecamatan menjadi pintu awal. Setelah seluruh kecamatan merampungkan pembahasan, draf RKPD akan dibawa ke tingkat kabupaten untuk diselaraskan dengan kemampuan fiskal dan arah kebijakan nasional. Targetnya, dokumen itu dapat disahkan DPRD pada paruh pertama tahun ini.

Di tengah dinamika ekonomi daerah, pertemuan di Aula Pobokidan itu seolah mengingatkan: pembangunan bukan sekadar angka pertumbuhan, melainkan tentang bagaimana sawah tetap berproduksi, hutan tetap terjaga, dan keluarga di desa perlahan keluar dari lingkar kemiskinan tahun 2027.

Pewarta: Reiyna

Editor: Juma Usman 

Share :

Baca Juga

Bukittinggi Sumatera

Ganja di Tepi Ngarai Sianok, Pedagang Ditangkap Polisi

Buol

Mbil Dinas Pemkab Buol Terjun Jurang, Sopir & Ajudan Selamat

Buol

Pemerintah Kabupaten Buol Melakukan Rapat Koordinasi Pembangunan GOR Buol Hebat

Buol

Drone Mengudara di Sawah Buol, Ujian Nyata Swasembada Pangan

Buol

I Wayan Gara Gelar Safari Ramadan, Dari Rakyat Kembali ke Rakyat

Bukittinggi Sumatera

Tiga Pejabat Strategis Berganti, Pemko Bukittinggi Tekankan Pentingnya Sinergi Antarinstansi

Daerah

PLTS Atap dan Perhitungan Ekonomi IMIP

Buol

Barcode Nelayan Diduga Jadi Jalan Pengecer
error: Konten ini dilindungi hak cipta!