Tinombala.Com, Buol – Panglima Kodam (Pangdam) XXIII/Palaka Wira, Mayor Jenderal TNI Jonathan Binsar Parluhutan Sianipar, melaksanakan kunjungan kerja ke Kabupaten Buol. Kunjungan tersebut bertujuan untuk meninjau langsung kesiapan lokasi hibah yang disediakan Pemerintah Daerah Kabupaten Buol untuk pembangunan Komando Distrik Militer (Kodim), sekaligus meninjau lokasi program percetakan sawah.
Dalam keterangannya kepada Media Kamis,(15/01/26) Mayjen TNI Jonathan Binsar Parluhutan Sianipar menjelaskan bahwa program percetakan sawah sebagai bagian dari upaya ketahanan pangan di Sulawesi Tengah pada gelombang pertama mencakup luas sekitar 3.700 hektare. Khusus untuk Kabupaten Buol, pemerintah menargetkan percetakan sawah seluas 1.000 hektare.
“Lahan pertanian percetakan sawah di Buol ini sangat besar. Saat ini yang sudah tergarap sekitar 580 hektare. Saya sudah berkomunikasi dengan Dandim dan Kepala Dinas Pertanian untuk mempercepat prosesnya agar target 1.000 hektare dapat selesai seluruhnya pada 31 Maret 2026,” ujar Pangdam.
Ia juga mengungkapkan adanya rencana tambahan percetakan sawah seluas 1.000 hektare pada tahap kedua. Namun, tahap tersebut masih berada pada proses MC 0 dan sedang dilakukan peninjauan ulang untuk memastikan kelayakan lahan. “Kami berharap tahap kedua ini dapat dikerjakan pada tahun 2026,” tambahnya.

Dandim 1305/BT. Foto Istimewa
Sementara itu, Komandan Kodim Buol–Tolitoli menjelaskan bahwa lokasi percetakan sawah terluas berada di wilayah Kampung Bugis. Luasan lahan yang dicetak bervariasi, bergantung pada besaran pengajuan dari masing-masing pemerintah desa.
“Program ini merupakan program nasional dari Sabang sampai Merauke dengan target 3 juta hektare. Untuk Kabupaten Buol, tahap pertama tahun 2025 seluas 1.000 hektare ditargetkan selesai pada 31 Maret 2026,” jelasnya.
Ia menambahkan, pada tahap kedua juga direncanakan percetakan sawah seluas 1.000 hektare. Pemerintah desa yang berminat dapat mengajukan usulan melalui dinas terkait di tingkat provinsi.
“Silakan ajukan sebanyak-banyaknya, kami siap mencetak sawah untuk mendukung ketahanan pangan,” tutup Dandim. (Reiyna)

















