Tinombala.com, Buol Sulawesi Tengah — Di tengah tuntutan menjaga ketertiban umum dan ketenteraman masyarakat, Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Buol memilih meneguhkan satu hal yang kerap luput: kesabaran. Kamis, 26 Maret 2026, keluarga besar Satpol PP menggelar Halal Bi Halal usai Idul Fitri 1447 Hijriah.
Kegiatan yang menghadirkan Taufik L. Akas itu bukan sekadar seremoni tahunan. Ia menjadi ruang refleksi bagi aparat yang sehari-hari berada di garis depan penegakan peraturan daerah, wilayah kerja yang kerap bersinggungan langsung dengan dinamika sosial masyarakat.
Dalam ceramahnya, Taufik menekankan bahwa tugas berat di lapangan tidak hanya menuntut ketegasan, tetapi juga ketahanan batin. “Jika tugas yang berat dihadapi dengan kesabaran, maka setiap peluh dan lelahnya akan dikonversi menjadi pahala,” ujarnya di hadapan para anggota.
Bagi Satpol PP, pesan itu relevan. Penertiban pedagang kaki lima, pengamanan kegiatan masyarakat, hingga penegakan aturan daerah sering kali menempatkan mereka pada situasi yang tidak mudah. Gesekan di lapangan bukan hal asing. Dalam konteks itu, kesabaran menjadi bukan sekadar nilai moral, melainkan kebutuhan operasional.
Halal Bi Halal ini sekaligus menjadi momentum memperkuat solidaritas internal. Di tengah tekanan tugas dan ekspektasi publik, kebersamaan menjadi modal menjaga ritme kerja tetap stabil.
Namun, refleksi spiritual ini juga menyimpan harapan yang lebih luas, bahwa ketertiban tidak hanya ditegakkan dengan kewenangan, tetapi juga dengan pendekatan yang humanis. Kesabaran, seperti disampaikan dalam forum itu, menjadi jembatan antara tugas negara dan penerimaan masyarakat.
Di akhir kegiatan, pesan yang mengemuka sederhana namun mendasar, menjalankan tugas dengan hati. Bagi aparat di lapangan, itu berarti menjaga keseimbangan antara ketegasan dan empati, antara kewajiban dan pengabdian.
Di tengah wajah birokrasi yang sering dinilai kaku, Satpol PP Buol mencoba menegaskan satu sikap, bahwa pelayanan dan penertiban, pada akhirnya, adalah soal bagaimana negara hadir, tidak hanya dengan aturan, tetapi juga dengan kesabaran.
Pewarta : Reiyna
Editor : Linda Fang
















