Breaking News

Home / Buol / Daerah / Sulteng

Kamis, 26 Maret 2026 - 12:42 WIB

Pipa Rusak Diterjang Longsor, Air Bersih Disalurkan ke Desa Mangubi

Foto Istimewa

Foto Istimewa

Tinombala.com, Buol Sulawesi Tengah — Gangguan distribusi air bersih melanda Desa Mangubi, Kecamatan Momunu, Kabupaten Buol, setelah jaringan pipa utama rusak akibat pergerakan tanah. Dalam kondisi darurat itu, pemerintah daerah melalui unit pemadam kebakaran dan penyelamatan turun tangan menyalurkan air bersih kepada warga, Rabu, 25/03/2026.

Kerusakan pipa diduga dipicu longsor yang memutus aliran air dari sumber distribusi. Akibatnya, warga kesulitan memenuhi kebutuhan dasar sehari-hari. Air bersih yang selama ini mengalir ke rumah warga mendadak terhenti.

Unit Damkar dan Penyelamatan Regu II dikerahkan ke lokasi sejak pagi. Dipimpin Komandan Regu Husni Batalipu, tim mulai mendistribusikan air pada pukul 08.27 WITA hingga sekitar pukul 13.00 WITA. Penyaluran difokuskan ke titik-titik permukiman warga yang terdampak paling parah.

Sejumlah pejabat setempat turut hadir di lokasi, di antaranya Camat Momunu Syarifudin U Tarakal dan Kepala Desa Mangubi Satriano S. Marhum. Kehadiran mereka memastikan koordinasi berjalan di lapangan, sekaligus memantau langsung kondisi warga.

Langkah ini menjadi respons darurat pemerintah daerah dalam menjamin kebutuhan dasar masyarakat, terutama di tengah situasi krisis air. Penyaluran dilakukan untuk menutup sementara kekosongan pasokan sembari menunggu perbaikan jaringan distribusi.

Kegiatan berlangsung tanpa hambatan berarti. Distribusi air berjalan tertib, dan warga mulai mendapatkan pasokan untuk kebutuhan harian. Meski bersifat sementara, bantuan ini dinilai cukup meredakan tekanan yang dialami masyarakat.

Dalam kerangka kebijakan, penanganan kondisi ini mengacu pada Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2007 serta Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2019, yang menegaskan kewajiban negara menjamin keselamatan dan kebutuhan dasar warga dalam situasi darurat.

Selain itu, standar pelayanan minimal sebagaimana diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 2 Tahun 2018 juga menempatkan akses air bersih sebagai bagian dari layanan dasar yang harus tetap tersedia.

Baca Juga:  Progres Jalan Nasional Lingadan–Pinjan di Buol Tembus 70 Persen, BPJN Terapkan Sistem Buka Tutup

Peristiwa di Mangubi menunjukkan rapuhnya infrastruktur dasar di wilayah rawan bencana. Ketika jaringan terganggu, dampaknya langsung dirasakan masyarakat. Penyaluran air bersih menjadi solusi cepat, tetapi perbaikan permanen tetap menjadi pekerjaan rumah pemerintah daerah.

Untuk sementara, warga Mangubi masih bergantung pada distribusi air tangki. Hingga jaringan pipa pulih, kehadiran PDAM diukur dari seberapa cepat air kembali mengalir ke rumah warga

Pewarta : Reiyna
Editor : Linda Fang

Share :

Baca Juga

Buol

Sawah Baru Rp35,8 Miliar di Buol Rampung, Tapi Belum Dialiri Irigasi

Morowali

PT IMIP Peduli Disabilitas

Buol

Himbauan Kapolres Buol Jelang Pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Terpilih

Buol

Habis Gelap ” Kembali Terang ” PGRI Kabupaten Buol Menemukan Nakoda Baru

Buol

Proyek Rp72 Miliar, Batu Kali dari Luar IUP? Jejak Material PT Wahana Cipta Lestari Dipertanyakan

Bukittinggi Sumatera

SMSI Bukittinggi Siapkan Program Sosial, Pendidikan hingga Pariwisata

Touna

Jadi Irup Pada Upacara Hari Kesadaran Nasional, Ini Pesan Wakapolres Touna

Palu

Rahmawati M. Nur Dinilai Kembalikan Marwah PKB Sulteng
error: Konten ini dilindungi hak cipta!