Breaking News

Home / Buol / Kesehatan / Sulteng

Rabu, 6 Mei 2026 - 11:39 WIB

Insentif Dipersoalkan, Dokter Spesialis di Buol Minta Disetarakan dengan Residen

Foto Istimewa

Foto Istimewa

TINOMBALA.COM, Buol Sulawesi Tengah — Polemik tunjangan insentif dokter spesialis di Kabupaten Buol belum menemukan titik temu. Rapat antara pemerintah daerah dan para dokter spesialis yang digelar di ruang rapat RSUD Buol pada Selasa, 05/05/2026, berakhir tanpa kesepakatan.

Pertemuan tersebut dipimpin Wakil Bupati Buol, Nasir Daimaroto, didampingi Sekretaris Daerah dan dihadiri sejumlah dokter spesialis serta Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Buol. Namun, pembahasan soal besaran insentif belum menghasilkan keputusan.

Upaya komunikasi kemudian berlanjut di luar forum resmi. Wakil Ketua Komisi I DPRD Buol, I Wayan Gara. S.Sos, menjalin komunikasi dengan Ketua IDI Buol melalui pesan WhatsApp. Dalam keterangannya kepada media, Rabu, 6 Mei 2026, ia menyebut tuntutan utama dokter spesialis adalah penyetaraan insentif dengan dokter residen di RSUD Buol.

“Dokter spesialis meminta agar tunjangan insentif mereka disamakan dengan insentif residen dokter RSUD,” ujar I Wayan Gara.

Para dokter spesialis, kata dia, juga mengusulkan besaran insentif sebesar Rp 17 juta per bulan. Mereka menilai terdapat ketimpangan karena insentif yang diterima dokter residen justru lebih tinggi dibandingkan dokter spesialis.

“Kami minta disamakan. Insentif residen lebih besar dari dokter spesialis, ini yang menjadi keberatan,” ujar salah satu dokter Spesialis dihadapan wakil Ketua Komisi I DPRD Buol .

Sementara itu, anggota Komisi III DPRD Buol, Benny, mendesak pemerintah daerah segera merespons tuntutan tersebut. Ia meminta Bupati Buol, Risharyudi Triwibowo, mengambil langkah cepat untuk merealisasikan pembayaran insentif sesuai yang diharapkan para dokter spesialis.

“Ini harus segera ditindaklanjuti agar pelayanan kesehatan tidak terganggu,” kata Benny.

Hingga kini, belum ada keputusan resmi dari pemerintah daerah terkait besaran insentif tersebut. Negosiasi antara dokter spesialis dan pemerintah daerah diperkirakan masih akan berlanjut. (*)

Baca Juga:  DPRD Buol Gelar Rapat Paripurna Pembahasan LKPJ Bupati Tahun Anggaran 2024

Share :

Baca Juga

Buol

Kedatangan Unsur Pimpinan Umat Hindu Di Rujab Bupati Buol Bernuansa Kekeluargaan

Poso

PIKI Dorong Lahirnya Gagasan Strategis dari Daerah, Siapkan Pembentukan Pengurus Sulawesi Tengah

Buol

Diduga Langgar Privasi, Oknum Kades di Buol Klarifikasi Video Viral

Touna

Sat Binmas Polres Touna Laksanakan Kegiatan Minggu Kasih Di Gereja GPDI Ampana

Buol

Dinas PU Buol Kosong Dua Hari, Bupati Didesak Bertindak Rp 25,4 Miliar Gaji ASN Dipertanyakan

Buol

Jelang Pelantikan Bupati dan Wabup Buol, Polsek Momunu Perkuat Kamtibmas

Buol

Tanah Gunung Domatu Berceceran Di Jalan Nasional Leok Satu Akibat Tambang Galian C Ilegal Jemy Todar

Buol

Direktur RSUD Mokoyurli Tingkat Pelayanan Kesehatan Masyarakat Buol Melalui Peningkatan Sarana Prasarana
error: Konten ini dilindungi hak cipta!