Breaking News

Home / Morowali

Sabtu, 9 Mei 2026 - 10:41 WIB

UKW Perdana di Morowali Utara, Bupati Delis Kami Tidak Anti Kritik

Foto Istimewa

Foto Istimewa

TINOMBALA.COM, Kolonodale — Suasana aula Hotel Jompi Wisata, Jumat pagi, 08/05/2026, tampak lebih ramai dari biasanya. Sejumlah wartawan dari berbagai daerah di Sulawesi Tengah berkumpul mengikuti Uji Kompetensi Wartawan (UKW) yang untuk pertama kalinya digelar di Kabupaten Morowali Utara sejak daerah itu berdiri sebagai kabupaten hasil pemekaran.

Kegiatan yang diselenggarakan Persatuan Wartawan Indonesia Kabupaten Morowali Utara itu dibuka langsung oleh Delis Djulkarson Hehi. Hadir pula Ketua PWI Sulawesi Tengah Tri Putra Toana, anggota DPD RI Febriyanti Hongkiriwang, jajaran penguji dari PWI Pusat, unsur Forum Kerukunan Umat Beragama, aparat kepolisian, serta peserta UKW dari Morowali Utara, Poso, dan Parigi Moutong.

Dalam sambutannya, Delis menekankan pentingnya profesionalisme wartawan di tengah derasnya arus informasi digital. Menurut dia, media memiliki posisi strategis dalam pembangunan daerah karena menjadi jembatan informasi antara pemerintah dan masyarakat.

“Peran media dalam pembangunan sangat krusial. Masukan dan kritik dari wartawan melalui media sering menjadi data dan referensi penting bagi pemerintah daerah,” kata Delis di hadapan peserta UKW.

Ia menegaskan pemerintah daerah tidak menempatkan kritik sebagai ancaman. Sebaliknya, kritik disebutnya sebagai bagian penting dari proses evaluasi kebijakan publik. “Kami tidak anti kritik. Kritik itu sangat baik untuk pembangunan,” ujarnya.

Pernyataan itu disampaikan Delis di tengah meningkatnya perhatian publik terhadap independensi pers daerah dan kualitas pemberitaan di era media digital. Menurut dia, informasi yang disampaikan media dapat memengaruhi tingkat kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah, sehingga setiap kritik perlu direspons secara cepat dan terbuka.

Baca Juga:  Polres Morowali Gelar Jam Pimpinan, Kapolres Tekankan Kedisiplinan Dan Kesiapsiagaan

Pemerintah Kabupaten Morowali Utara, kata Delis, juga mendukung peningkatan kapasitas sumber daya manusia insan pers. Ia menilai wartawan bukan sekadar penyampai informasi, melainkan bagian dari mitra strategis pemerintah dalam menjalankan fungsi kontrol sosial.

Ketua PWI Sulawesi Tengah, Tri Putra Toana, menyebut pelaksanaan UKW tersebut sebagai momentum penting bagi sejarah pers di Morowali Utara. Sejak kabupaten itu dimekarkan dari Morowali, baru kali ini UKW digelar secara resmi di daerah tersebut.

“Ini pertama kali dilaksanakan di Morowali Utara. Kami mengapresiasi dukungan pemerintah daerah sehingga kegiatan ini bisa terlaksana,” kata Tri.

Ketua panitia, Marson Kasio, menjelaskan UKW berlangsung selama dua hari, 8–9 Mei 2026. Sebanyak 12 peserta mengikuti ujian yang terbagi dalam tiga kelas, terdiri atas dua kelas jenjang muda dan satu kelas jenjang madya.

Di penghujung acara pembukaan, panitia menyerahkan buku berjudul Jejak Perjuangan Rusdy Toana kepada Bupati Morowali Utara dan sejumlah undangan. Buku itu mengulas kiprah Rusdy Toana dalam perjalanan pers serta pembentukan Provinsi Sulawesi Tengah.

Acara kemudian ditutup dengan penyematan tanda peserta UKW dan sesi foto bersama seluruh peserta serta tamu undangan. (**)

Share :

Baca Juga

Morowali

Halau Rasa Inferior, Kian Berpendar Di IMIP

Morowali

“BRI Morowali Apresiasi Nasabah Setia, Hadiah PHS Periode II Diserahkan”

Morowali

Diduga Oknum Kepala Desa Topogaro Menjual Jetty Aset Desa – Pemda Morowali Dimana?!

Morowali

PT IMIP Peduli Disabilitas

Morowali

Dana Rp 4 Milyar Untuk Jalan Tani Ambunu, Keputusan Penyerahan Menuai Kontroversi

Morowali

Penangkapan RM Tidak Terkait Dengan Profesi Jurnalis

Morowali

Tertib Berlalu Lintas Demi Terwujudnya Indonesia Emas: Polres Morowali Gelar Operasi Patuh Tinombala 2025

Morowali

Warga Torete Hentikan Aktivitas Tambang Nikel PT RCP