Breaking News

Home / Nasional / Surabaya

Senin, 22 Juni 2026 - 18:40 WIB

Dedi Mulyadi Beri Peringatan ke Sekolah Swasta, Jangan Sampai Anak Miskin Kehilangan Sekolah

Foto Istimewa

Foto Istimewa

TINOMBALA.COM, Jabar — Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi melontarkan peringatan kepada sekolah swasta di tengah polemik penerimaan siswa baru tahun ajaran 2026/2027. Ia meminta sekolah swasta membuka ruang bagi siswa dari keluarga kurang mampu yang tidak tertampung di sekolah negeri.

Dedi mengaku tak ingin berada dalam posisi serba salah. Di satu sisi, pemerintah tidak diperbolehkan menambah rombongan belajar (rombel) di sekolah negeri. Di sisi lain, sebagian sekolah swasta dinilai belum sepenuhnya menerima skema kerja sama yang ditawarkan pemerintah.

“Jangan sampai gubernur dibikin dilema,” kata Dedi.

Pemprov Jawa Barat berencana memberikan bantuan biaya pendidikan sebesar Rp2,7 juta per siswa pada tahun pertama bagi murid yang bersekolah di sekolah swasta. Langkah itu disiapkan agar siswa dari keluarga ekonomi menengah ke bawah tetap dapat melanjutkan pendidikan ke jenjang SMA dan SMK.

Menurut Dedi, tanpa dukungan sekolah swasta, ribuan siswa yang gagal masuk sekolah negeri berisiko putus sekolah. Karena itu, ia berharap seluruh pihak mengedepankan kepentingan pendidikan dan memberikan kesempatan yang sama bagi setiap anak untuk meraih masa depan yang lebih baik. (Nh)

Editor Linda Fang

Baca Juga:  Tak Perlu Datang ke Kantor, Warga Buol Cukup Kirim “LAPOR” ke Satpol PP

Share :

Baca Juga

Surabaya

Jika Benar Ilegal, Siapa Bertanggung Jawab? Tambang dan Solar Diduga Langgar Hukum Berlapis

Bukittinggi Sumatera

Sengketa Lahan Berujung Laporan Pidana, Polisi Usut Dugaan Pencurian Sawit dan Perusakan Plang

Jabodetabek

Wali Kota Jakarta Pusat Larang Rekayasa AI dalam Tindak Lanjut Aduan Warga

Nasional

Memperkuat ASN, Mendorong Transformasi Birokrasi Buol

Nasional

Aktivitas Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) Marisa Pohuwato Semakin Menjamur Kebal Hukum

Jabodetabek

RPTRA Cabe Rawit Dievaluasi, PKK Jakbar Soroti Pelayanan hingga Perawatan Fisik

Nasional

Menyisir Ulang Data Warga, Jakpus Turunkan 163 Petugas Verifikasi DTSEN

Jabodetabek

Kolaborasi dan Inovasi Jadi Kata Kunci, PP PAUD Didorong Adaptif Hadapi Tantangan Zaman
error: Konten ini dilindungi hak cipta!