Breaking News

Home / Agam / Nasional / Sumatera Barat

Selasa, 4 Agustus 2026 - 19:54 WIB

Bukan Sekadar Membangun Rumah, TMMD ke-129 Sedang Mengubah Nasib Keluarga Nurhayati

Foto Ist-Novita Sari Tinombala.com

Foto Ist-Novita Sari Tinombala.com

TINOMBALA.COM, Agam — Denting palu dan deru mesin pemotong kayu memecah keheningan pagi di Jorong Simaung Mudiak, Nagari Nan Tujuah, Kecamatan Palupuh, Selasa, 4 Agustus 2026. Sejumlah personel Satuan Tugas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 tampak bekerja tanpa jeda. Sebagian memasang rangka bangunan, sementara lainnya mengangkat material bersama warga. Mereka berpacu dengan waktu untuk menuntaskan pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) milik Nurhayati.

Sejak pagi, prajurit TNI dan masyarakat bergotong royong menyelesaikan setiap tahapan pekerjaan. Kolaborasi itu menjadi bagian dari upaya mengejar target penyelesaian program RTLH yang masuk dalam sasaran fisik TMMD ke-129 Kodim 0304/Agam.

Program rehabilitasi rumah tersebut tidak sekadar mengganti dinding atau memperbaiki atap yang lapuk. Bagi keluarga penerima manfaat, rumah yang lebih layak diharapkan menghadirkan rasa aman sekaligus meningkatkan kualitas hidup. Karena itu, pembangunan RTLH menjadi salah satu program yang mendapat perhatian dalam pelaksanaan TMMD tahun ini.

Di lapangan, semangat gotong royong terlihat menjadi kekuatan utama. Warga tidak hanya menyaksikan proses pembangunan, tetapi ikut mengangkat bahan bangunan, memasang bagian rumah, hingga membantu pekerjaan yang dapat diselesaikan bersama personel Satgas. Pemandangan itu mencerminkan semangat kebersamaan yang sejak lama menjadi ruh pelaksanaan TMMD di berbagai daerah.

TMMD selama ini memang tidak hanya berorientasi pada pembangunan fisik. Program tersebut juga diarahkan untuk memperkuat hubungan antara TNI dan masyarakat melalui kerja bersama dalam menyelesaikan kebutuhan dasar warga. Di Nagari Nan Tujuah, rumah Nurhayati menjadi salah satu simbol bahwa pembangunan dapat berjalan lebih cepat ketika dikerjakan dengan semangat gotong royong.

Apabila rampung sesuai target, rumah yang kini sedang dibangun itu akan menjadi awal kehidupan yang lebih layak bagi Nurhayati dan keluarganya. Di balik tumpukan semen, kayu, dan bata yang perlahan berubah menjadi sebuah hunian, tersimpan harapan bahwa hasil TMMD bukan hanya berdiri sebagai bangunan baru, melainkan juga menghadirkan rasa aman dan masa depan yang lebih baik bagi masyarakat yang membutuhkan. (Sari/Red)

Baca Juga:  Harga Terus Naik, Rakyat Buol Turun ke Jalan, Apa yang Sebenarnya Terjadi dengan Ekonomi Kita?

Share :

Baca Juga

Jabodetabek

Trotoar Dikepung Parkir Dan PKL Pemkot Jakarta Pusat Turun Tangan

Agam

Tugu TMMD Berdiri di Simauang Hilia, Menjadi Penanda Karya Satgas dan Warga

Jabodetabek

Menjelang 500 Tahun Jakarta, Ketua DPRD Ungkap Alasan Ibu Kota Siap Masuk Era Baru

Nasional

Pemkab Buol Beri Perawatan Intensif 15 Warga Filipina yang Terombang-ambing di Laut Sulawesi

Jabodetabek

23 Sekolah di Jakarta Pusat Rampung Dinilai, Siap Masuk Adiwiyata Kota

Nasional

Umat Hindu Rayakan Melasti Dipantai Bokat

Nasional

Dewan Pers Sosialisasikan Pendataan Media di HPN 2026 Banten

Jabodetabek

Pramono Resmikan Puskesmas Baru di Meruya Selatan, Pemprov DKI Perkuat Layanan Kesehatan Terintegrasi
error: Konten ini dilindungi hak cipta!