TINOMBALA.COM, Buol Sulteng — Menjelang HUT ke-27 Kabupaten Buol, Wakil Bupati Buol, Moh. Nasir DJ. Daimaroto, S.H., M.H., mengingatkan masyarakat agar tidak menjadikan perbedaan tradisi dan amalan keagamaan sebagai alasan untuk saling menyalahkan.
Pesan itu disampaikan dalam kegiatan Dzikir dan Tabligh Akbar yang digelar Pemda Buol bersama MUI Kabupaten Buol di Masjid Agung At-Taqwa, Sabtu 10 Oktober 2026. Kegiatan tersebut dihadiri ASN dan ribuan masyarakat.
Dzikir dipandu Ustadz Rifai Naukoko, sedangkan tabligh akbar menghadirkan penceramah asal Gorontalo, Ustadz H. Haris Hako, S.Ag., M.M., yang dikenal sebagai Ustadz Om Bentor.
“Semangat beragama ini harus menjadi salah satu kekuatan besar untuk membangun daerah kita,” ujar Nasir.
Ia menegaskan, perbedaan dalam kehidupan beragama harus disikapi dengan saling menghormati dan menjaga silaturahmi.
“Kalau ada yang tidak mau zikir bersama, ya tenang saja, bisa zikir sendiri, tidak perlu menyalahkan satu sama lain,”katanya.
Menjelang usia ke-27, Buol diharapkan tidak hanya bertambah usia, tetapi juga semakin matang dalam merawat keberagaman dan memperkuat persaudaraan. Sebab, persatuan tidak lahir dari keseragaman, melainkan dari kesediaan untuk saling menghormati di tengah perbedaan. (RS)
Editor: Redaksi





















