TINOMBALA.COM, Pohuwato — Tinombala.com. Suasana Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) gabungan Komisi I, II, dan III DPRD Kabupaten Pohuwato yang digelar di Kantor DPRD Pohuwato, Selasa 13 Oktober 2026, terasa belum tuntas menyentuh inti persoalan. Pasalnya, pembahasan mengenai berbagai masalah krusial di Kabupaten Pohuwato berlangsung tanpa kehadiran Bupati Pohuwato.
Ketiadaan pemimpin daerah ini menjadi sorotan utama masyarakat yang hadir. Banyak warga menilai, selama Bupati belum turun langsung hadir di forum seperti ini, pertemuan apa pun termasuk duduk bersama pihak perusahaan — terasa belum akan menyelesaikan persoalan yang ada.
“Selama Bupati tidak hadir, percuma saja kita duduk bersama pihak perusahaan membahas persoalan di daerah ini. Sama halnya kita berbicara tanpa ada yang memutuskan. Seperti kita menabrak tembok usaha kita keras, namun tidak ada jalan yang terbuka,” ungkap salah satu perwakilan warga Suryaharto.
Lanjut Surya: Masyarakat berharap, setiap pembahasan yang menyangkut kepentingan masyarakat luas di Pohuwato wajib dihadiri langsung oleh Pemerintah Daerah. Kehadiran Bupati dinilai penting sebagai jaminan bahwa apa yang disepakati dalam forum akan mendapat keputusan yang tegas dan segera dijalankan. Tanpa itu, berbagai pertemuan dikhawatirkan hanya berputar di pembahasan yang sama berulang-ulang tanpa menghasilkan solusi nyata.
Warga tidak menolak duduk bersama pihak perusahaan. Namun mereka menegaskan: keputusan akhir ada di tangan Pemerintah Daerah. Oleh karena itu, kehadiran Bupati dalam forum yang membahas kepentingan masyarakat Pohuwato mutlak diperlukan.(Juma)





















