Breaking News

Home / Olahraga

Minggu, 18 Januari 2026 - 12:43 WIB

Gemuruh Doa di Balik Deru Mesin, Sirkuit Puncak Mario Sidrap

Kuda Besi Tunggangan Milik Almarhum Ahwin Sanjaya - Anta Jaya Motor  Kembali Meraih Juara di bawa kendali Wawan welo Pembalap Asal Paringi Moutong

Kuda Besi Tunggangan Milik Almarhum Ahwin Sanjaya - Anta Jaya Motor Kembali Meraih Juara di bawa kendali Wawan welo Pembalap Asal Paringi Moutong

Tinombala.Com, Sidrap – Lintasan Sirkuit Puncak Mario, Sidrap, Minggu (18/01/2026), bergetar bukan karena kecepatan, melainkan karena rindu. Di atas aspal yang biasanya menghakimi waktu, sebuah motor bernomor #198 kembali melaju—membawa lebih dari sekadar mesin dan bahan bakar. Ia membawa nama, kenangan, dan mimpi seorang legenda yang telah pergi.

Aspal yang biasa mencatat sepersekian detik, hari itu berubah menjadi ruang perjumpaan. Bukan antara pembalap dan lintasan, melainkan antara masa lalu dan janji yang belum selesai. Di situlah Wawan Wello (38) mengambil alih kemudi motor yang pernah menyatu dengan tubuh almarhum Awhin Sanjaya.

Wawan Welo Saat tunggangi Motor Balap Milik Almarhum Ahwin Sanjaya.Foto Istimewa

Saat tangannya menggenggam setang, ada getaran yang tak bisa dijelaskan oleh logika mekanis. Getaran itu bukan semata hasil putaran mesin, melainkan gema sebuah tekad: melanjutkan mimpi yang terhenti, menjaga nyala semangat yang ditinggalkan.

Wawan Welo Foto Istimewa

Setiap tikungan bukan sekadar ujian teknik. Ia menjelma percakapan sunyi antara dua sahabat. Dalam deru mesin yang memecah udara, Wawan seakan mendengar suara yang tak lagi kasat mata—nasihat, tawa, dan keyakinan yang dulu mengiringi setiap start. Waktu seperti melambat, memberi ruang bagi ingatan untuk berlari lebih dulu.

Foto Istimewa Bantaeng Viral

Wawan tidak membalap sendirian. Ada semangat sang legenda yang setia membonceng di pundaknya. Motor itu mungkin telah kehilangan penunggang aslinya, tetapi siang itu ia menemukan kembali denyut jantungnya. Bukan demi podium, bukan pula demi catatan waktu, melainkan demi penghormatan.

Di Puncak Mario, doa bergemuruh di balik deru mesin. Dan di antara asap knalpot serta panas aspal, sebuah persahabatan membuktikan bahwa kematian mungkin menghentikan langkah, tetapi tak pernah mampu mematikan mimpi.(TB)

Baca Juga:  Tumbangkan Ampana Tete Selection Lewat Adu Penalti, Attom FC ke Semifinal Turnamen Kapolres Touna Cup 2025

Share :

Baca Juga

Olahraga

Servis Bola Pertama, Pj Sekda Alimudin Muhammad Resmi Buka Turnamen Bola Voli Berani Cup 2025

Olahraga

Tumbangkan Ampana Tete Selection Lewat Adu Penalti, Attom FC ke Semifinal Turnamen Kapolres Touna Cup 2025

Olahraga

Open Turnamen Sepak Bola Kapolres Touna Cup 2025 Resmi Dibuka

Olahraga

Hadiri Pembukaan Turnamen Bola Voli Berani Cup 2025, Ini Himbauan Waka Polsek Ampana Kota

Olahraga

Kalahkan SKILL Touna 3-1, PS. Uentanaga Melaju ke Semifinal Turnamen Sepak Bola Kapolres Touna Cup 2025

Olahraga

Ini 3 Tim di Grup D Perebutkan 2 Slot Tersisa ke Perempat Final Turnamen Sepak Bola Kapolres Touna Cup 2025

Olahraga

Ini 8 Tim yang Lolos Perempat Final Turnamen Sepak Bola Kapolres Touna Cup 2025

Olahraga

Turnamen Kapolres Touna Cup, Bailo FC melaju ke perempat final usai kalahkan Persewa Wakai 2-0