Sulawesi Tengah.Tinombala.Com.Tolitoli. Meningkatnya penggunaan BBM Jenis solar oleh nelayan untuk keperluan kapal tangkap yang beroperasi sehari hari diperairan Tolitoli membuat pihak pengelola Stasiun Pengisian Bahan Umum Nelayan ( SPBU-N) di Kelurahan Kecamatan Baolan Kabupaten Tolitoli terpaksa berupaya keras mencari solusi agar setiap kapal tangkap milik nelayan mendapatkan jatah solar secara adil.
Diketahui,saat ini surat rekomendasi untuk pengisian bbm yang di terbitkan oleh Dinas Perikanan dan Kelautan Tolitoli kepada nelayan terus alami ketambahan,sementara BBM yang di pasok oleh perusahaan PT.Patra Niaga selaku mitra kerja pengelola SPBU-N pasokannya terbatas.
“Iya Kami hanya di jatah satu tangki atau 8 Ton bbm solar perhari dari perusahan penyuplai bbm,di sisi lain saat ini surat rekomendasi yang diberikan kepada nelayan oleh Dinas perikanan terus alami peningkatan,makanya saat ini kami memohon penambahan jatah pasokan bbm ke PT.Patra Niaga dengan maksud agar kebutuhan nelayan tangkap terpenuhi ,” ucap Supriyadi penanggung jawab di SPBU-N kepada wartawan belum lama ini.
Dikatakan dalam sebulan truk tangki milik PT.Patra Niaga mengirimkan bbm solar sebanyak 20 ret atau 160 tangki yang mana dalam satu truk tangki berkapasitas muatan Delapan ton solar,namun seiring berjalannya waktu permintaan kebutuhan solar nelayan terus meningkat,olehnya itu saat ini pihaknya sedang mengusulkan ketambahan pengiriman pasokan bbm dari yang semula 20 tangki perbulan naik menjadi 25 tangki dalam satu bulan dengan begitu nelayan akan terlayani dengan maksimal.ujarnya.
Pengelola SPBU_N juga berharap kepada Dinas terkait untuk benar benar melakukan verifikasi dengan ketat dan terukur sebelum mengeluarkan izin rekomendasi kepada nelayan yang memerlukan bbm.
Supriyadi menambahkan belum lama ini Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Tolitoli Sudirman Lagora melakukan monitoring ke SPBU-N memastikan pelayanan pengisian bbm solar subsidi berjalan lancar tanpa ada keluhan para nelayan tangkap.( co)

















