TINOMBALA.COM, Buol Sulawesi Tengah — Komite Olahraga Nasional Indonesia mulai menyusun arah kebijakan pembinaan olahraga daerah menjelang Pekan Olahraga Provinsi Sulawesi Tengah 2026. Langkah tersebut dibahas dalam rapat kerja (Raker) KONI Buol yang diproyeksikan menjadi dasar penyusunan program prioritas menuju ajang olahraga tingkat provinsi itu.
Ketua Umum KONI Buol, Risharyudi Triwibowo, mengatakan Raker bukan sekadar agenda formal organisasi, melainkan forum strategis untuk menyatukan arah pembinaan seluruh cabang olahraga (cabor).
“Semua keputusan harus dibahas secara terbuka, disampaikan dengan jelas, disepakati bersama, lalu didokumentasikan sebagai acuan pelaksanaan program,” kata Risharyudi dalam forum tersebut.
Menurut dia, kesepahaman antarpengurus dan cabor menjadi faktor penting dalam mengejar target prestasi Buol pada Pekan Olahraga Provinsi Sulawesi Tengah 2026. Salah satu sasaran yang dibidik adalah menembus lima besar klasemen perolehan medali.
Target itu dinilai cukup menantang mengingat keterbatasan yang masih dihadapi daerah, terutama pada aspek pembinaan dan dukungan anggaran. Namun, Risharyudi menilai capaian tersebut tetap realistis apabila dibarengi perencanaan matang dan kerja kolektif seluruh elemen olahraga.
Ia mengingatkan, Kabupaten Buol sebelumnya pernah berada di posisi tujuh besar dalam ajang Porprov. Karena itu, peningkatan prestasi dinilai membutuhkan pembenahan menyeluruh, mulai dari tata kelola organisasi, sistem pembinaan atlet, hingga kesiapan pendanaan.
Dalam Raker tersebut, masing-masing cabor diberi kesempatan menyampaikan kebutuhan, kendala, serta rancangan program yang akan dijalankan menjelang Porprov. Seluruh masukan itu akan menjadi bahan penyusunan program kerja jangka pendek dan menengah KONI Buol.
Selain fokus pada persiapan Porprov, KONI Buol juga mulai menyiapkan konsep pembinaan berkelanjutan untuk satu hingga dua tahun ke depan. Program itu diarahkan untuk menjaga kesinambungan prestasi atlet daerah setelah pelaksanaan Porprov selesai.
Risharyudi berharap sinergi antara KONI dan seluruh cabor dapat semakin kuat melalui forum Raker tersebut. Menurut dia, organisasi yang solid dan perencanaan yang terarah menjadi kunci dalam meningkatkan prestasi olahraga daerah di masa mendatang. (MD)

















