Breaking News

Home / Jabodetabek / Nasional

Rabu, 3 Juni 2026 - 13:33 WIB

Dicopot Kemarin, Kantornya Digeledah Kejagung, Ada Apa di Badan Gizi Nasional?

Foto Istimewa Liputan6.com/Winda Nelfira

Foto Istimewa Liputan6.com/Winda Nelfira

TINOMBALA.COM, Jakarta — Pergantian pimpinan di Badan Gizi Nasional (BGN) belum genap sehari, namun pada Rabu pagi, 3 Juni 2026, penyidik Kejaksaan Agung sudah mendatangi kantor lembaga tersebut di kawasan Kebon Sirih, Jakarta Pusat.

Dikutip dari Detik News Sejumlah personel keamanan terlihat berjaga di sekitar gedung. Pagar kantor tertutup rapat. Aktivitas pegawai pun tampak dibatasi selama proses penggeledahan berlangsung.

Informasi mengenai penggeledahan itu mencuat setelah sejumlah pegawai disebut tidak diperbolehkan mengakses beberapa lantai di dalam gedung. Suasana kantor terlihat lebih lengang dibandingkan hari-hari biasanya. Beberapa kendaraan masih terparkir di area kantor, sementara akses keluar masuk diperketat.

Pelaksana Harian Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung, Muhammad Jeffry, membenarkan adanya kegiatan penggeledahan tersebut.

“Penyidik Pidsus Kejaksaan Agung benar melakukan penggeledahan di kantor BGN,” ujarnya.

Namun hingga siang hari, Kejaksaan Agung belum menjelaskan perkara yang menjadi dasar tindakan tersebut. Penyidik juga belum mengumumkan dokumen maupun barang bukti yang sedang dicari.

Penggeledahan ini menarik perhatian karena terjadi hanya sehari setelah Presiden Prabowo Subianto melakukan perombakan di jajaran pimpinan Badan Gizi Nasional.

Pada Selasa, 2 Juni 2026, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi mengumumkan keputusan Presiden memberhentikan Dadan Hindayana dari jabatan Kepala Badan Gizi Nasional. Bersamaan dengan itu, dua wakil kepala lembaga, Lodewyk Pusung dan Sony Sonjaya, juga turut diganti.

“Pada hari ini Selasa, tanggal 2 Juni tahun 2026, Bapak Presiden mengambil keputusan untuk melakukan pergantian pimpinan Badan Gizi Nasional,” kata Prasetyo di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta.

Pemerintah menyampaikan apresiasi atas kontribusi ketiganya dalam membangun fondasi kelembagaan BGN sejak lembaga itu dibentuk.

Dadan Hindayana sendiri merupakan figur yang dipercaya memimpin Badan Gizi Nasional sejak 19 Agustus 2024. Ia dilantik pada masa akhir pemerintahan Presiden Joko Widodo untuk mempersiapkan dan menjalankan Program Makan Bergizi Gratis, salah satu program unggulan pemerintahan Prabowo-Gibran.

Baca Juga:  Deregulasi Pupuk Berbuah Manis, Swasembada Pangan Multi Komoditas Kian Kokoh

Sebagai penggantinya, Presiden menunjuk Naniek S. Deyang sebagai Kepala Badan Gizi Nasional. Ia didampingi Agustina Arumsari dan Mayjen TNI Trenggono sebagai wakil kepala.

Apakah penggeledahan ini hanya bagian dari proses penyelidikan yang berdiri sendiri? Ataukah ada persoalan yang lebih besar di balik pergantian mendadak pimpinan lembaga yang mengelola program makan bergizi gratis bernilai triliunan rupiah itu?

Untuk sementara, jawabannya masih tersimpan di balik pintu kantor Badan Gizi Nasional yang sejak pagi menjadi perhatian publik.

Yang pasti, sehari setelah pucuk pimpinan berganti, penyidik Kejaksaan Agung sudah berada di dalam gedung. Dan pertanyaan yang kini mengemuka apa sebenarnya yang sedang dicari? (**)

Sumber berita Detik News (Bel/Yld)

Share :

Baca Juga

Jabodetabek

Indonesia Berduka, Wapres ke-6 RI Try Sutrisno Tutup Usia

Nasional

300 Pengunjung Booth IMIP Dalam Pergelaran Expo-Forum Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2025

Nasional

Bowo Timumun Hadiri Audiensi Nasional PKB dengan Presiden Prabowo

Jabodetabek

Kolaborasi dan Inovasi Jadi Kata Kunci, PP PAUD Didorong Adaptif Hadapi Tantangan Zaman

Nasional

Pererat Soliditas Angkatan, Siswa BOZ DDP 55 Nusantara Gelar Silaturahmi di Setukpa Polri

Nasional

Program Pemberdayaan BRI Miliki, Sukses Dorong Kelompok Tani Wanita Kembangkan Desa

Jabodetabek

Ini Lokasi Penemuan Jasad AA, Korban Pembunuhan yang Dibuang dari Tol BORR

Jabodetabek

Jakpreneur Jakarta Pusat Didorong Kuasai Pemasaran Digital