Breaking News

Home / Buol / Sulteng

Kamis, 27 Agustus 2026 - 16:28 WIB

Takraw Buol Tersingkir di Tangan Palu, Empat Tim Berebut Tiket Final

Foto Istimewa

Foto Istimewa

TINOMBALA.COM, Buol Sulteng — Status tuan rumah tak cukup mengantar atlet sepak takraw Kabupaten Buol ke semifinal Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) XXIV Sulawesi Tengah 2026.

Langkah Buol terhenti setelah tim sepak takrawnya kandas dalam pertandingan melawan Kota Palu, Rabu 26 Agustus 2026. Kekalahan itu menutup peluang atlet tuan rumah melanjutkan persaingan menuju perebutan medali.

Kota Palu justru melaju ke babak semifinal Pada Kamis 27 Agustus 2026. Mereka akan berhadapan dengan Kabupaten Tolitoli. Di semifinal lainnya, Kabupaten Sigi akan menghadapi Kabupaten Parigi Moutong.

Empat daerah kini tersisa dalam perburuan tiket final. Kota Palu, Tolitoli , Sigi, dan Parimo. Buol, yang tampil di hadapan publik sendiri, harus mengakhiri perjalanannya sebelum memasuki fase empat besar.

Hasil ini menjadi tamparan bagi tuan rumah. Di arena POPDA, nama besar sebagai penyelenggara tak otomatis berubah menjadi kemenangan. Yang tersisa bagi Dinas Pemuda Olahraga Buol kini adalah mengevaluasi mengapa peluang di kandang sendiri tak berujung semifinal. (Rudi Sipat)

Baca Juga:  Buol Lulus Ujian Nasional, Kejurnas Grasstrack Jadi Etalase Kesiapan Daerah

Share :

Baca Juga

Buol

Tambang Kilo 16 Diserbu Alat Berat, Warga Sebut Dugaan Keterlibatan Sejumlah Pengusaha Lokal

Buol

Penemuan Mayat di Lapangan Desa Lamadong, Polisi Selidiki Penyebab Kematian

Buol

Operasi Patuh Tinombala 2026 Digelar Dua Pekan, Pengendara Diminta Lengkapi Surat dan Perlengkapan Kendaraan

Palu

Kapolda–Wakapolda Sulteng Berganti, PETI dan BBM Ilegal Menanti Gebrakan Pemimpin Baru

Parimo

MTs Al-Huda Malino Genjot Latihan Porseni, Sisipkan Harapan untuk Perhatian Guru Honorer

Buol

Kepala BPKAD Buol Menutup Informasi, Berlindung di Balik Kominfo

Buol

Buol Dalam Cengkeraman PETI: Jejak Mafia, Hutan Terkoyak, Hukum Dipertaruhkan

Buol

Di Malam Idulfitri, Bupati Buol dan PWI Satukan Langkah Tekan Stunting dan Kemiskinan Ekstrem
error: Konten ini dilindungi hak cipta!