TINOMBALA.COM, Buol Sulawesi Tengah — Kunjungan kerja Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Tengah diakhir masa jabatan, N. Rahmat, ke Kabupaten Buol berlangsung dalam nuansa formal sekaligus simbolik. Di penghujung masa jabatannya, ia disambut penuh oleh jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), menandai eratnya relasi antara pemerintah daerah dan aparat penegak hukum di wilayah yang dikenal sebagai Bumi Pogogul.
Sekretaris Daerah Buol, Moh. Yamin Rahim, hadir mewakili Bupati dalam penyambutan tersebut. Ia didampingi Ketua DPRD Buol, Riyan Natanael Kwendi. Kehadiran unsur pimpinan daerah ini memperlihatkan bobot pertemuan yang tidak sekadar seremonial.
Jajaran Forkopimda tampak lengkap. Kapolres Buol diwakili Kabag Ops Dewa Nyoman Sujendra, Dandim 1305/Buol–Tolitoli Letkol Infanteri Ariyanto Rolando, Danposal TNI AL Tolitoli Letkol Laut (P) Abdul Rahman Gazali, serta Kepala Kejaksaan Negeri Buol Regie Komara turut hadir. Ketua Pengadilan Negeri Buol, Arief Winarso, melengkapi barisan pejabat yang membahas isu lintas sektor: keamanan, ketertiban, hingga penegakan hukum.
Dalam sambutannya, Sekda Buol menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk menopang kerja-kerja Kejaksaan. Ia menyebut pemberantasan korupsi, penanganan tindak pidana umum, dan perlindungan kepentingan negara sebagai prioritas bersama.
“Kehadiran Kajati menjadi suntikan semangat baru bagi aparat penegak hukum di Buol. Kami siap bersinergi menciptakan iklim investasi dan pembangunan yang aman, kondusif, serta bebas dari praktik ilegal,” ujar Yamin.
Di sisi lain, N. Rahmat menekankan pentingnya kolaborasi antarlembaga. Ia menggarisbawahi bahwa hubungan antara Kejaksaan, pemerintah daerah, kepolisian, dan TNI tidak boleh berhenti pada koordinasi formal, melainkan harus menjelma dalam kerja nyata yang terukur.
Pesan serupa juga disuarakan unsur legislatif dan Forkopimda lainnya. Mereka berharap Kejaksaan Negeri Buol dapat lebih proaktif mendampingi pemerintah daerah, terutama dalam merumuskan kebijakan berbasis perspektif hukum guna menekan potensi persoalan di kemudian hari.
Kunjungan itu ditutup dengan sesi foto bersama dan peninjauan fasilitas Kantor Kejaksaan Negeri Buol. Di akhir masa jabatannya, langkah N. Rahmat dinilai sebagai upaya merawat kesinambungan, menyatukan persepsi, sekaligus memperkuat fondasi penegakan hukum yang berintegritas di Sulawesi Tengah, khususnya Kabupaten Buol.
Pewarta: Reiyna
Editor: Minhar

















