Breaking News

Home / Daerah / Parimo

Sabtu, 31 Januari 2026 - 18:45 WIB

Dugaan Penyelundupan Solar Subsidi Mengalir ke Tambang Emas Ilegal di Ongka Malino

Foto Istimewa Dok (Abt/TB)

Foto Istimewa Dok (Abt/TB)

Tinombala.com, Parigi Moutong – Maraknya dugaan penyelundupan BBM bersubsidi jenis solar mencuat di wilayah Tinombala, Kecamatan Ongka Malino, Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah. Solar subsidi tersebut diduga digunakan untuk menggerakkan aktivitas pertambangan emas tanpa izin (PETI) di Desa Karya Mandiri. Dugaan ini mencuat di tengah kelangkaan solar subsidi yang dikeluhkan masyarakat setempat.

Sejumlah warga yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan, distribusi solar subsidi ke wilayah PETI diduga berlangsung secara terorganisir. BBM tersebut disebut berasal dari SPBU terdekat di Parigi Moutong dan dibawa ke sekitar lokasi tambang emas ilegal di Desa Karya Mandiri. “Solar itu diambil dari SPBU, lalu dibawa ke arah lokasi PETI,” ujar seorang warga namanya tidak mau di sebutkan, Sabtu, (31/012026).

Warga menyebutkan, praktik ini diduga melibatkan seorang warga berinisial M’WN, yang berdomisili di Desa Tinombala Barat. M’WN disebut memperoleh solar subsidi melalui jaringan yang diduga melibatkan oknum pengawas SPBU dan sejumlah pihak yang disebut sebagai “cukong BBM”, dengan inisial RK dan OY, yang hampir setiap hari berada di area SPBU.

Baca Juga:  Proyek IJD APBN 2025 di Buol Disambut Apresiasi Warga Bunobogu Inalatan

Dikonfirmasi terpisah, M’WN membenarkan bahwa dirinya memperoleh solar dari SPBU melalui pihak tertentu. “Saya beli dari cukong SPBU, lalu saya jual lagi kepada orang yang membutuhkan solar,” kata M’WN saat dihubungi melalui sambungan WhatsApp, Sabtu Soreh, (31/01 2026). Namun ia membantah terlibat langsung dalam penyuplaiannya ke lokasi tambang emas ilegal.

Menurut M’WN, solar yang ia peroleh tidak dibawa masuk ke lokasi PETI. Ia mengklaim hanya melayani pembelian dalam jumlah kecil. “Kalau ada yang butuh satu atau dua jeriken, saya jual. Tapi saya tidak pernah memasukkan solar ke lokasi tambang ilegal,” ujarnya. Ia menegaskan tudingan keterlibatannya dalam suplai BBM subsidi ke PETI tidak benar.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak pengelola SPBU maupun aparat penegak hukum terkait dugaan penyalahgunaan solar subsidi tersebut. Masyarakat berharap aparat segera turun tangan, mengingat kelangkaan solar subsidi kian dirasakan nelayan, petani, dan warga kecil di Kabupaten Parigi Moutong. (Abt)

Share :

Baca Juga

Bukittinggi Sumatera

Advokat Pekanbaru Dipecat Tetap, DKP Peradi Bukittinggi Jatuhkan Putusan Verstek

Buol

Ancaman Nonjob di Tengah Efisiensi: Bupati Buol Perkeras Disiplin ASN

Daerah

Tak Gentar Hadapi Acaman Penindakan, PETI Diduga Dibekingi APH

Bukittinggi Sumatera

Dari Baso Terkuak: Peredaran Narkotika Disamarkan dalam Kemasan Makanan, Jaringan Berhasil Dibongkar

Daerah

Cukong Tinombala Santai Hadapi Penertiban Tambang Ilegal

Buol

Satpol PP Buol Pantau Satlinmas Kampung Bugis, Tertibkan Ternak di Pintu Kota

Buol

Menelisik Dugaan Pelanggaran Pangkalan LPG di Negeri Lama

Buol

Tertib Pajak Dimulai dari Aparat, Satpol PP Buol Ikuti Sosialisasi SPT