Tollitoli,Tinombala.com// Pemerintah Daerah terus mewaspadai adannya potensi banjir susulan akibat tingginya curah hujan yang turun disertai angin kencang dalam beberapa hari terakhir.Berbagai upaya kini sedang dilakukan oleh Pemda Tolitoli agar dapat meminimalisir danpak dari cuaca ekstrem tersebut.
Menyikapi hal itu, Bupati Kabupaten Tolitoli H Amran H Yahya belum lama ini mengundang sejumlah pimpinan forkopimda,kepala OPD,Camat,Kepala Kelurahan se kecamatan Baolan, Tokoh Pemudah dan Tokoh masyarakat serta elemen lainnya guna menggelar rapatkordinasi membicarakan penanganan pasca bencana maupun menghadapi bencana alam berikutnya,rapat tersebut di gelar di aula rumah jabatan Bupati.
Dalam rapat itu Bupati Tolitoli juga membuka ruang diskusi kepada peserta yang hadir guna mendegarkan langsung seputar persoalan bencana yang di paparkan oleh peserta serta mencarikan solusi langkah yang akan di tempuh pemda untuk mengatasi banjir jika sewaktu waktu terjadi.
Suasana diruang aula rujab Bupati berjalan lancar meskipun sesekali terjadi beda pemahaman serta pendapat antar sesama peserta.
Dihadapan Bupati Tolitoli, Perwakilan dari Kelurahan Panasakan mengklaim kerap di wilayahnya sering kebanjiran akibat luapan air yang datang dari berbagai arah terutama jika curah hujan tunggi sehingga terjadi pendangkalan di area drenase akibat sedimentasi,
parahnya lagi terjadi penyumbatan aliran air di sejumkah titik,olehnya itu diminta kepada pemerintah daerah untuk mengatasi problem tersebut.
Mengetahui problem dan keluhan yang di sampaikan oleh perwakilan Keluran Panasakan, alhasil Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah ( BPBD) kabupaten Tolitoli Abudllah Haruna angkat bicara sehingga keduanya saling adu argumen di dalam aula rujab Bupati.
“Saya tantang saudara dan saya siap pastikan mampu mengatasi masalah banjir yang terjadi di kelurahan Panasakan,” ucap kepala bpbd Tolitoli di hadapan Bupati H Amran H Yahya.Alhasil statement yang di sampaikan oleh Kepala BPBD Abdullah Haruna sontak menuai pujian dari peserta yang hadir saat itu.
Menurut Kepala BPBD Kabupaten Tolitoli banjir yang kerap melanda di kelurahan tersebut di akibatkan sebagian warga menutupi bangunan drenase,selain itu sempitnya jalan akses masuk alat berat di area itu juga ikut menjadi pemicu kendala serius. ” hanya satu permintaan kami pak, berikan akses jalan yang memadai agar alat berat kami leluasa bekerja disana melakukan pengerukan material sampah yang menumpuk di drenase, “tegas Abudullah Haruna.
Setelah menyerap berbagai usulan serta masukan dari peserta rapat yang hadir,akhirnya Bupati Tolitoli H Amran H Yahya memutuskan untuk melakukan kerja bakti secara masal yang melibatkan masyarakat khususnya yang tinggal di dalam kota Tolitoli sampai batas waktu yang belum di tentukan kapan masa berakhirnya keja bakti secara gotong royong.
” Kami sudah sepakat bersama pemangku kepentingan daerah lainnya untuk melakukan kerja bakti,bergotong royong bersihkan semua lokasi yang berpotensi menjadi pemicu terjadinya banjir,hal ini sebagai antisipasi banjir susulan karena kondisi cuaca saat ini belum stabil,”ungkap Bupati Tolitoli. ( ac)
















