Buol, Tinombala.Com// Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Buol Rabu, 3 September 2025 adalah momentum penting untuk menentukan arah pembangunan daerah lima tahun ke depan. Bupati Buol, Risharyudi Triwibowo, menyampaikan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025–2029. Ini menunjukkan komitmen pemerintah daerah untuk membangun Buol yang lebih baik.
Bupati Risharyudi Triwibowo menekankan pentingnya RPJMD sebagai dokumen strategis yang sejalan dengan RPJPN dan RPJPD Kabupaten Buol. Visi pembangunan Kabupaten Buol 2025-2029 adalah “Mewujudkan Buol Agamis sebagai Daerah Agropolitan yang Maju dan Berkelanjutan”. Ini menunjukkan komitmen pemerintah daerah untuk mengembangkan Buol menjadi daerah yang maju, berkelanjutan, dan berbasis agropolitan.
Dengan visi ini, diharapkan Buol dapat menjadi contoh bagi daerah lain dalam mengembangkan potensi agropolitan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Semoga pelaksanaan RPJMD ini dapat berjalan dengan lancar dan sukses, ” tegasnya di hadapan pimpinan DPRD, Forkopimda, camat se-Kabupaten Buol, serta jajaran perangkat daerah.
Dia juga memperkenalkan tujuh prioritas pembangunan yang terangkum dalam program: Buol Hebat – penguatan sumber daya manusia, Buol Makmur – pembangunan ekonomi inklusif, Buol Sigap – tata kelola pemerintahan yang bersih dan efektif, Buol Nyaman – ketertiban daerah dan keamanan masyarakat, Buol Harmoni – pelestarian budaya dan nilai keagamaan, Buol Merata – pemerataan pembangunan hingga pelosok desa dan Buol Lancar – pembangunan infrastruktur berkelanjutan.
Untuk sektor Unggulan dan Capaian Daerah Bowo menegaskan, Pemkab Buol berkomitmen memperkuat sektor unggulan seperti pertanian, perikanan, perkebunan, dan UMKM, serta membuka ruang investasi produktif yang berdaya saing. Semua diarahkan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, pemerataan pembangunan, dan menjaga kelestarian lingkungan.
Meski usia Kabupaten Buol masih relatif muda, lanjutnya, sejumlah capaian telah diwujudkan: mulai dari bantuan percetakan sawah baru, pembukaan jalan tembus Palu–Gorontalo, hingga menjadikan Buol sebagai kota pendidikan.
“Semua ini adalah wujud komitmen kita membangun Buol yang lebih maju, agamis, dan sejahtera,” tutup Bupati disambut tepuk tangan peserta rapat paripurna.
Rapat Paripurna ini juga dihadiri oleh anggota DPRD dan perwakilan dari Pemerintah Kabupaten Buol. Semoga hasil rapat ini dapat membawa perubahan yang positif bagi masyarakat Buol. (Reiyna)

















