Breaking News

Home / Buol / Hukum & Kriminal / Sulteng

Rabu, 23 September 2026 - 23:57 WIB

Operasi Gakkum Diduga Tebang Pilih , Warga Klaim Deru Ekskavator Masih Terdengar

 Nampak Alat berat Jenis Eksavator Belah Perut Bumi di Malam Hari di Lokasi PETI Dalam Kawasan Hutan Kecamatan Paleleh Barat Buol Sulawesi Tengah foto Ist- Tinombala.com

Nampak Alat berat Jenis Eksavator Belah Perut Bumi di Malam Hari di Lokasi PETI Dalam Kawasan Hutan Kecamatan Paleleh Barat Buol Sulawesi Tengah foto Ist- Tinombala.com

TINOMBALA.COM, Buol Sulteng — Penertiban Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di kawasan hutan Desa Bodi, Kabupaten Buol, Sulawesi Tengah, 17 September 2026 dilakukan Dirjen Gakkum Kementrian, Balai Gakkum Sulteng, Pomdam XIII/Merdeka, KPH Gunung Dako, Kejaksaan, SPORC Brigade Maleo Polda Sulteng, kembali dipertanyakan warga.

Kepada media ini, Rabu, 23 September 2026, sejumlah warga Desa Bodi dan Desa Talokan yang meminta identitasnya tidak disebutkan mengaku masih menemukan alat berat yang disebut beraktivitas maupun disembunyikan di sejumlah titik bantaran Sungai Bodi.

Menurut warga, tim Gabungan Penegakan Hukum (Gakkum) diduga hanya menjangkau kawasan Nunuk. Mereka menyebut titik Mohuhulo dan Lomuli berjarak sekitar satu kilometer dari Nunuk itu tidak didatangi tim gabungan Dirjen Gakkum ada apa dengan penindakan tersebut.

Pengakuan sumber terpercaya mengklaim hingga kini masih terdapat alat berat di kawasan hutan itu. Warga juga menyebut alat berat yang disembunyikan di sekitar Nunuk kembali beraktivitas pada malam hari alat berat itu diketahui milik pengusaha lokal inisial RI yang merupakan warga desa Longuto.

Pertanyaannya apakah Operasi Gakkum tebang pilih? Atau tutup mata pada alat berat bersembunyi disiang hari?

Terdapat kondisi alat berat bekerja pada malam hari suara mesin meraung, mengeruk isi perut bumi mencari butiran emas dilokasi PETI itu , menurut warga, menimbulkan pertanyaan mengenai jangkauan penertiban Tim Dirjen Gakkum diwilaya lokasi PETI

Selain itu Warga juga menyoroti adanya dugaan tebang pilih operasi penindakan PETI dilakukan oleh Gakkum karena, menurut klaim mereka itu masi ada alat berat yang diduga beroperasi pada malam hari atau disembunyikan di siang hari itu tidak mereka amankan

Sorotan mengenai dugaan ketidakmerataan tersebut merupakan keterangan dari Sumber terpercaya dan belum menjadi kesimpulan redaksi. Redaksi masih menunggu penjelasan Gakkum mengenai cakupan operasi, titik pemeriksaan, serta status alat berat yang disebut warga. Tinombala.com membuka ruang hak jawab dan klarifikasi bagi pihak terkait.

Baca Juga:  Hadianto dan Kritik yang Dirawat

Deru Ekskavator Masih Terdengar, Ke Mana Operasi Gakkum?

Kepala KPH Pogogul Abram menyatakan penertiban PETI di kawasan hutan memiliki dasar hukum dan berpijak pada kewenangan pengamanan kawasan hutan negara secara menyeluruh. Pernyataan tersebut dikutip dari sejumlah media online.

” Operasi penanganan kawasan hutan ke- duanya jalan kawasan baru PETI atau Peti ada dalam kawasan. Status hukum kawasan hutan negara menjadi tolak ukur utama penindakan,” Ungkap Abram.

Namun, kondisi di lapangan Di tengah operasi penertiban yang dilakukan Tim Gabungan Gakkum Kehutanan, masih terdengar deru mesin ekskavator yang diduga beroperasi di kawasan hutan.

Pertanyaan publik kemudian mengarah pada pelaksanaan operasi: mengapa aktivitas ekskavator yang menurut keterangan warga masih terdengar di kawasan hutan belum seluruhnya terungkap dan ditindak? Apakah seluruh titik aktivitas PETI telah dipetakan dan diperiksa Tim Gabungan Gakkum?

Hingga kini, perbedaan antara klaim penertiban dan laporan mengenai aktivitas yang masih berlangsung di lapangan membutuhkan penjelasan terbuka dari pihak Gakkum Kehutanan, termasuk mengenai titik operasi, jumlah alat berat yang ditemukan. (MR)

Share :

Baca Juga

Buol

Polres Buol Tingkatkan Patroli Dialogis Jelang Pelantikan Bupati

Sulteng

Pertambangan Emas Ilegal Di Sulawesi Tengah, Desakan Ekonomi vs Aturan Pemerintah

Hukum & Kriminal

Dana Desa, Antara Harapan dan Korupsi

Buol

DPRD Buol Gelar Rapat Paripurna Pembahasan LKPJ Bupati Tahun Anggaran 2024

Buol

Sungkeman di Hari Fitri, Potret Sunyi Keluarga Bupati Buol

Buol

Hari Bhayangkara di Buol Tahun Ini Beda, Kejurnas Grass Track Siap Mengguncang

Palu

Begini Proses Penyambutan Gubernur Dan Wakil Gubernur Sulteng 

Morowali

Polres Morowali Tangkap Pelaku Penikaman Maut di Desa Bente: Tersangka AM (26) Ditahan Setelah Korban MB (40) Meninggal Dunia
error: Konten ini dilindungi hak cipta!