Breaking News

Home / Buol / Daerah

Rabu, 21 Januari 2026 - 10:03 WIB

Sapi Berkantor, Negara Absen di Desa Momunu

beberapa ekor sapi bebas berkeliaran di dalam kantor balai desa-seolah menggantikan peran staf yang semestinya melayani warga Selasa 20/01/2025. Foto Istimewa

beberapa ekor sapi bebas berkeliaran di dalam kantor balai desa-seolah menggantikan peran staf yang semestinya melayani warga Selasa 20/01/2025. Foto Istimewa

Tinombala.com, Buol – Kantor Desa Momunu, Kecamatan Momunu, Kabupaten Buol, pada siang hari itu tak menunjukkan satu pun tanda kehidupan birokrasi. Tak ada kepala desa. Tak ada perangkat. Tak ada pelayanan. Yang ada justru beberapa ekor sapi yang bebas keluar-masuk ruangan, berdiri di antara meja kerja dan kursi yang semestinya digunakan melayani warga.

Pemandangan itu tersaji saat Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Pemdes) Kabupaten Buol melakukan inspeksi mendadak. Sidak yang semula rutin berubah menjadi catatan keras tentang bagaimana negara berhenti bekerja di tingkat paling bawah.

Rekaman video beredar Selasa, (20/01/2026) sidak memperlihatkan Kepala Dinas Pemdes berjalan menyusuri ruangan kantor balai desa. Ia berhenti di depan meja kerja yang kosong, menengok ke ruang kepala desa yang berantakan, lalu melirik sapi yang berdiri tenang di dalam kantor. Gestur tubuhnya memperlihatkan kekecewaan yang tak perlu diterjemahkan dengan kata-kata.

“Kalau sudah tidak ada satu pun perangkat atau kepala desa yang berkantor, ini kantor mau jadi apa?” ujarnya. “Yang ada justru hewan ternak.”

Seluruh ruangan kantor desa menunjukkan kondisi serupa. Dokumen administrasi berserakan, Ruang kerja acak-acakan, Tidak terlihat sistem pengarsipan, apalagi aktivitas pelayanan publik. Kantor desa, yang dibiayai anggaran negara, praktis kehilangan fungsi.

Temuan ini membuka pertanyaan yang lebih mendasar ke mana aparat desa? Sejak kapan kantor ditinggalkan? Dan siapa yang seharusnya mengawasi kondisi ini sebelum sapi lebih dulu menempati ruang pelayanan?

Bagi warga desa, kantor desa bukan sekadar bangunan administratif. Di situlah berbagai urusan kependudukan, bantuan sosial, hingga program pembangunan bermuara. Ketika kantor kosong dan aparat absen, pelayanan berhenti. Negara tak sekadar jauh-ia menghilang.

Baca Juga:  Lapas Kelas III Leok Perkuat Sinergi dengan Polres Buol Melalui Patroli Sambang

Kepala Dinas Pemdes menyatakan akan memanggil kepala desa dan perangkat terkait untuk dimintai pertanggungjawaban. Namun sidak di Momunu sudah terlanjur menjadi potret telanjang tata kelola desa: pengawasan longgar, disiplin runtuh, dan tanggung jawab yang menguap.

Di Desa Momunu, kantor desa masih berdiri. Bendera masih berkibar. Tapi negara, setidaknya pada hari itu, tidak sedang berkantor. Yang berjaga justru sapi-tenang, tanpa beban administrasi, menempati ruang yang ditinggalkan aparatnya. (Reiyna/Red)

Share :

Baca Juga

Buol

Diduga Tambang Sirtu CV Rajawali Beroperasi di Luar IUP, Warga Khawatir Jembatan Lemuli Terancam

Buol

Tuan Rumah Malah Tersungkur, Ada Apa dengan Atlet Buol di POPDA XXIV?

Buol

Pers Bukan Wartawan Pemda

Buol

Puskesmas Momunu Raih Penghargaan

Bukittinggi Sumatera

Evakuasi Kilat di Sungai Landia, Satu Korban Tewas dalam Longsor Agam

Buol

Desakan Usut Dugaan Malpraktik, Polisi Diminta Periksa Dokter Penanganan Israfil

Buol

Biawak Masuk Kantor BPKAD Buol, Pegawai Sempat Panik

Buol

Tragedi di Jalan Kecamatan Bukal Buol: Satu Orang Meninggal, Satu Luka-Luka
error: Konten ini dilindungi hak cipta!