
Foto Istimewa
Tinombala.com Jakarta — Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akhirnya meresmikan revitalisasi Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Sarinah di Jalan M.H. Thamrin, Menteng, Senin, 2/03/2026. Peresmian yang sempat mundur dua hari itu dipimpin langsung oleh Pramono Anung dan didampingi Wakil Wali Kota Administrasi Jakarta Pusat Eric PZ Lumbun.
Pramono mengatakan, revitalisasi JPO Sarinah bukan sekadar mempercantik tampilan fisik, tetapi juga menjaga nilai sejarah yang melekat pada jembatan tersebut. JPO ini tercatat sebagai jembatan penyeberangan pertama di Jakarta yang diresmikan pada 1968 oleh Ali Sadikin. “Ada nilai heritage yang harus kita pertahankan,” ujar Pramono dalam sambutannya.
Dalam pembaruan tahap pertama, pemerintah menambahkan fasilitas lift untuk menunjang aksesibilitas penyandang disabilitas dan warga lanjut usia. Pelican crossing di kawasan tersebut tetap dioperasikan agar masyarakat memiliki alternatif cara menyeberang. Selain itu, trotoar di bawah jembatan akan diperluas hingga 2,6 meter guna memberi ruang gerak yang lebih lega bagi pejalan kaki.
Pendanaan proyek ini bersumber dari anggaran korporasi PT Transportasi Jakarta. Direktur Utama Transjakarta, Welfizon Yuza, menyebut pengerjaan selanjutnya akan berlanjut pada pertengahan tahun ini bersama pelebaran trotoar tambahan dijadwalkan mulai Mei 2026 dengan melibatkan PT MRT Jakarta.
Revitalisasi JPO Sarinah menjadi bagian dari upaya penataan koridor Thamrin sebagai ruang publik yang lebih inklusif dan ramah pejalan kaki. Disalah satu titik paling sibuk ibu kota, jembatan yang telah berdiri hampir enam dekade itu kini hadir dengan wajah baru, menggabungkan warisan sejarah dan tuntutan mobilitas kota modern.
Pewarta: Denny
Editor: Linda Fang
















