Breaking News

Home / Buol / Sulteng

Sabtu, 2 Mei 2026 - 12:11 WIB

Pendidikan Tanggung Jawab Bersama

Kadis Dikbud Buol Ajak Semua Pihak Perkuat Sinergi pada Hardiknas 2026. Foto Istimewa TB

Kadis Dikbud Buol Ajak Semua Pihak Perkuat Sinergi pada Hardiknas 2026. Foto Istimewa TB

TINOMBALA.COM, Buol Sulawesi Tengah — Memasuki peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) ke-67 pada 2 Mei 2026, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Buol, Muhamad Singara, menyerukan pentingnya kolaborasi lintas elemen dalam memajukan pendidikan di daerah tersebut.

Menurut dia, pendidikan tidak bisa lagi dipandang semata sebagai urusan administratif sekolah atau tanggung jawab pemerintah daerah. Peran aktif masyarakat dinilai menjadi kunci dalam membangun ekosistem pendidikan yang sehat dan berkelanjutan.

“Pendidikan bukan hanya tanggung jawab sekolah dan pemerintah, tetapi tanggung jawab bersama,” kata Singara dalam keterangannya. “Dengan kolaborasi semua pihak, kita dapat melahirkan generasi Buol yang unggul, berakhlak, dan siap menghadapi tantangan zaman.”

Ia mengajak orang tua, tokoh masyarakat, organisasi kemasyarakatan, hingga sektor swasta untuk terlibat aktif, mulai dari pengawasan proses belajar anak di rumah hingga dukungan terhadap program literasi dan numerasi di lingkungan masing-masing.

Singara menilai, tantangan masa depan menuntut lahirnya generasi yang tidak hanya cakap secara akademik, tetapi juga memiliki karakter kuat dan daya saing global. Untuk itu, fondasi pendidikan sejak dini perlu diperkuat secara konsisten.

Dalam rangka Hardiknas 2026, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Buol memprioritaskan sejumlah program strategis, terutama penguatan literasi dan numerasi dasar siswa. Selain itu, integrasi pendidikan karakter berbasis kearifan lokal dan nilai-nilai kebangsaan juga menjadi perhatian utama.

Ia menekankan, momentum Hardiknas seharusnya menjadi pendorong bagi seluruh pemangku kepentingan untuk terus berinovasi dalam proses pembelajaran. Satuan pendidikan diharapkan tidak cepat berpuas diri, melainkan terus melakukan evaluasi guna meningkatkan kualitas pendidikan.

Di sisi lain, Singara menyampaikan apresiasi kepada para tenaga pendidik yang selama ini mengabdi, termasuk di wilayah terpencil dengan keterbatasan akses.

Baca Juga:  35 Tahun Terjebak Status Lahan, Rano Karno Janjikan Solusi untuk Warga Kebon Kosong

“Dedikasi para guru adalah aset terbesar bagi kemajuan Kabupaten Buol,” ujarnya.

Melalui peringatan Hardiknas tahun ini, pemerintah daerah berharap terjalin hubungan yang lebih erat antara sekolah, keluarga, dan masyarakat. Sinergi tersebut dinilai penting untuk mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia sekaligus berdampak pada kenaikan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Kabupaten Buol.

Pewarta : Reiyna
Editor : Linda Fang

Share :

Baca Juga

Morowali

PT IMIP Peduli Disabilitas

Sulteng

IMIP Kaji Potensi Pemanfaatan Tailing

Buol

Habis Gelap ” Kembali Terang ” PGRI Kabupaten Buol Menemukan Nakoda Baru

Buol

Sunat Massal di Biau, Negara Datang Tanpa Seremoni

Buol

Di Tengah Laut Leok, Bunga Ditebar, Ada Pesan yang Ingin Disampaikan Polres Buol Menjelang Hari Bhayangkara

Buol

Dugaan Modus Baru di BRI Pogogul Buol: Guru Jadi Korban Potongan Gaji Berlebih

Palu

Diduga Progres Pengerjaan Belum Mencapai 100 Persen, Peresmian Jembatan 4 PaluTertunda

Buol

RSUD Mokoyurli Buol, Kualitas Pelayanan yang Berfluktuasi