Breaking News

Home / Jabodetabek / Nasional

Jumat, 8 Mei 2026 - 21:03 WIB

Pemkot Jakpus Dorong Kaderisasi Muhammadiyah, Soroti Peran Pemuda Hadapi Tantangan Zaman

Foto Istimewa

Foto Istimewa

TINOMBALA.COM, Jakarta — Pemerintah Kota Jakarta Pusat menaruh perhatian pada penguatan kaderisasi organisasi kepemudaan Islam di tengah tantangan sosial dan perkembangan zaman yang semakin kompleks. Pesan itu mengemuka dalam kegiatan Baitul Arqam Dasar yang digelar Pemuda Muhammadiyah di Gedung Pimpinan Wilayah Muhammadiyah DKI Jakarta, Jalan Kramat Raya, Jumat, 08/05/2026.

Asisten Administrasi dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Kota Jakarta Pusat, M Reza Pahlevi, hadir dalam kegiatan yang diikuti sekitar 50 calon kader Pemuda Muhammadiyah tersebut. Dalam sambutannya, ia menilai organisasi kepemudaan berbasis Islam memiliki posisi strategis dalam membangun kehidupan sosial masyarakat perkotaan.

Menurut Reza, Pemuda Muhammadiyah selama ini tidak hanya bergerak dalam dakwah keagamaan, tetapi juga aktif di bidang pendidikan dan pengabdian sosial. Pemerintah Kota Jakarta Pusat, kata dia, mengapresiasi pelaksanaan kaderisasi yang dinilai penting untuk menyiapkan generasi muda menghadapi perubahan zaman.

“Melalui kegiatan ini, Pemuda Muhammadiyah semakin siap menghadapi tantangan zaman sekaligus menjadi teladan di tengah masyarakat,” kata Reza.

Baca Juga:  "BUOL SIAP TRANSFORMASI! Bupati Risharyudi Hadiri Rakornas Kepegawaian BKN, Tekankan Pelayanan Publik yang Adaptif dan Berkualitas"

Ia juga mengingatkan pentingnya penguatan nilai kepemimpinan yang berpijak pada ajaran Islam. Nilai profesionalisme, etos kerja Islami, dan semangat kebersamaan dinilai menjadi fondasi penting dalam membangun masyarakat perkotaan yang religius dan sejahtera.

Reza menyebut momentum pembinaan kader tersebut selaras dengan upaya membangun Jakarta Pusat yang maju namun tetap menjaga nilai sosial dan moral masyarakat.

Sementara itu, Ketua Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah Jakarta Pusat, Wawan Kurniawan, menjelaskan Baitul Arqam Dasar merupakan bagian dari proses pembinaan ideologi, kepemimpinan, dan pembentukan karakter kader Muhammadiyah.

Menurut dia, kegiatan itu dirancang untuk menyamakan wawasan dan pola pikir kader sekaligus memperkuat komitmen terhadap nilai-nilai Islam dan gerakan Muhammadiyah.

“Harapannya, kegiatan ini mampu membentuk pemuda Muhammadiyah yang kreatif, inovatif, dan berkemajuan,” ujar Wawan.

Pewarta : Denny
Editor : Linda Fang

Share :

Baca Juga

Jabodetabek

Prabowo Undang Presiden dan Wapres Terdahulu, Bahas Isu Strategis Nasional dan Global di Istana Merdeka

Jabodetabek

Sinkronisasi Program PKK Jakarta Barat: Menyusun Peta Jalan Pemberdayaan Keluarga

Nasional

Pemkab Buol Beri Perawatan Intensif 15 Warga Filipina yang Terombang-ambing di Laut Sulawesi

Nasional

Daeng Ampes Pejalan Kaki Lintas Sulawesi Berikan Pertolongan Pada Pengendara Bermotor Yang Mengalami Kecelakaan

Nasional

Daftar Gaji Pegawai Negeri Sipil Tahun 2025, Lengkap Dari Golongan 1 Sampai 4

Jabodetabek

Kolaborasi dan Inovasi Jadi Kata Kunci, PP PAUD Didorong Adaptif Hadapi Tantangan Zaman

Nasional

Nenek dan Hijrah: Kesedihan yang Tak Terhingga

Jabodetabek

Kejagung Mutasi Kajari Karo, Danke Rajagukguk Digantikan Edmond Purba