Tinombala.com, Buol – Pemerintah Daerah Kabupaten Buol, Sulawesi Tengah, memberikan perawatan medis intensif kepada 15 warga negara Filipina yang ditemukan terombang-ambing di perairan Laut Sulawesi selama hampir 15 hari. Mereka ditemukan oleh nelayan Kabupaten Buol pada Kamis pagi, 22 Januari 2026, sekitar 72 mil laut dari daratan Buol, pukul 08.00 WITA.
Direktur RSUD Mokoyurli Buol, dr. Mariati Ismail, menjelaskan bahwa seluruh warga Filipina tersebut langsung mendapatkan penanganan medis setibanya di RSUD kamis, (22/01/2026)
“Kelima belas warga Filipina ini kami layani seperti pasien lainnya di RSUD Mokoyurli Buol. Mereka sebelumnya berlayar menuju Sabah namun terombang-ambing di laut lepas,” ujar dr. Mariati kepada media, Jumat, 23 Januari 2026.

dr Mariati Ismail Direktur RSUD Mikoyurli Buol mendampingi seorang anak warga Filipina
Ia menambahkan, setelah menjalani perawatan intensif, kondisi seluruh pasien dinyatakan membaik dan stabil.
“Alhamdulillah, kondisi mereka membaik dan sudah bisa dipulangkan,” katanya.
Sementara itu, Bupati Buol Risharyudi Triwibowo melalui Wakil Bupati Moh Nasir Daimaroto didampingi Sekretaris Daerah menyampaikan bahwa proses pemulangan ke negara asal dilakukan melalui koordinasi lintas instansi, melibatkan Pemerintah Daerah Kabupaten Buol, Imigrasi Provinsi serta Kedaulatan Besar Republik Filipina
“Insyaallah, pada Sabtu, 24 Januari 2026, kelima belas warga Filipina ini akan dijemput oleh pihak Imigrasi Provinsi Sulawesi Tengah untuk dibawa ke Palu sebelum dipulangkan ke Filipina,” jelasnya.

Lima belas warga Filifina mendapatkan fasilitas penginapan dari pemerintah Daerah Kabupaten Buol
Sambil menunggu kedatangan petugas imigrasi dari Palu, Pemerintah Kabupaten Buol memberikan fasilitas penginapan bagi para warga Filipina tersebut di Penginapan Srikandi, Kelurahan Leok I, Kecamatan Biau.
“Saat ini pihak Imigrasi Provinsi Sulawesi Tengah masih dalam perjalanan dari Palu menuju Buol dan dijadwalkan tiba besok,” tambahnya. (Reiyna/Red)

















