Breaking News

Home / Jabodetabek

Selasa, 13 Oktober 2026 - 08:45 WIB

Harga Ayam dan Telur Jomplang, Mentan Duga Ada Permainan Mafia

Foto Istimewa

Foto Istimewa

TINOMBALA.COM, Jakarta — Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menduga ada permainan mafia pangan di tengah ketimpangan harga ayam dan telur. Harga di tingkat produsen disebut anjlok, sementara konsumen masih harus membayar mahal.

Dalam Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah 2026 di Kementerian Dalam Negeri, Jakarta, Senin, 12 Oktober 2026, Amran menyebut kondisi tersebut sebagai anomali. Ia menyoroti demonstrasi peternak yang memprotes rendahnya harga jual.

“Kalau stok tidak ada, harga naik. Sekarang lebih anomali benar,” kata Amran.

Menurut Amran, ketimpangan harga itu mengindikasikan persoalan dalam rantai distribusi.

Namun, dugaan permainan mafia tersebut merupakan pernyataan Menteri Pertanian yang masih perlu dibuktikan melalui penelusuran mekanisme perdagangan dan margin harga dari produsen hingga konsumen. (**)

Baca Juga:  AI Bisa Manipulasi Wajah dalam Sekejap, Sudin Kominfotik Jakbar Ingatkan Bahaya Kejahatan Siber

Share :

Baca Juga

Jabodetabek

Pemkot Jakpus Dorong Kaderisasi Muhammadiyah, Soroti Peran Pemuda Hadapi Tantangan Zaman

Jabodetabek

Jakpreneur Jakarta Pusat Didorong Kuasai Pemasaran Digital

Jabodetabek

Prabowo Undang Presiden dan Wapres Terdahulu, Bahas Isu Strategis Nasional dan Global di Istana Merdeka

Jabodetabek

Pramono Resmikan Gedung Kejari Jakut, Pesan Menohok Jaksa Agung Jadi Sorotan

Jabodetabek

Pemerintah Rampungkan 65 Kampung Nelayan Merah Putih, Prabowo Targetkan Ribuan Kawasan Pesisir Dibangun

Jabodetabek

LRT Jakarta Velodrome–Manggarai: Fasilitas Dipoles, Perjalanan Dijanjikan Lebih Nyaman

Jabodetabek

Pekan Imunisasi Dunia 2026 Digelar di Kebon Jeruk, Sasar Puluhan Siswa Sekolah Dasar

Jabodetabek

Banyak Masalah Mengadang Jakarta, Mengapa Pramono Justru Mengajak Warga Tetap Optimistis?
error: Konten ini dilindungi hak cipta!