Breaking News

Home / Jabodetabek

Senin, 4 Mei 2026 - 13:28 WIB

Pemkot Jakpus Ajak Kolaborasi di Hardiknas 2026

Foto Istimewa

Foto Istimewa

TINOMBALA.COM, Jakarta — Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Pusat menggelar upacara peringatan Hari Pendidikan Nasional 2026 di halaman kantor wali kota, Jalan Tanah Abang I, Gambir, Senin, 04/05/2026. Upacara mengusung tema “Menguatkan Partisipasi Semesta Mewujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua”.

Wakil Wali Kota Jakarta Pusat, Eric PZ Lumbun, mengatakan tema tersebut menekankan pentingnya kolaborasi seluruh elemen dalam meningkatkan kualitas pendidikan. Menurut dia, pendidikan tidak bisa hanya dibebankan kepada pemerintah, melainkan menjadi tanggung jawab bersama masyarakat.

“Semua pihak harus terlibat untuk memperbaiki mutu pendidikan bagi seluruh peserta didik,” ujar Eric.

Ia menjelaskan, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah telah menetapkan lima kebijakan strategis untuk mendorong pembelajaran yang lebih mendalam. Pertama, Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) yang mencakup revitalisasi dan digitalisasi pendidikan. Kedua, pemenuhan kualifikasi, peningkatan kompetensi, serta kesejahteraan guru.

Baca Juga:  Rapimnas dan HUT ke-9 SMSI: Sampaikan Pernyataan Sikap Terkait Perjanjian Dagang RI–AS, Desak Pemerintah Beri Perlindungan Karya Jurnalistik

Ketiga, integrasi pembelajaran dengan penguatan karakter melalui penciptaan budaya dan lingkungan sekolah. Keempat, peningkatan kualitas pembelajaran melalui gerakan literasi, numerasi, serta pendekatan STEM dan Tes Kemampuan Akademik. Adapun kebijakan kelima adalah memperluas akses pendidikan yang mudah, terjangkau, dan fleksibel.

Eric menambahkan, layanan pendidikan juga diarahkan bagi anak berkebutuhan khusus melalui penguatan sekolah inklusi dan pendidikan berbasis masyarakat. Dalam 18 bulan terakhir, kata dia, kementerian telah membangun fondasi pendidikan dengan mengintegrasikan empat pusat pendidikan: sekolah, keluarga, masyarakat, dan media.

Menurut Eric, upaya tersebut tidak akan berjalan optimal tanpa dukungan luas dari masyarakat, dunia usaha, dan berbagai lembaga. Ia menekankan pentingnya prinsip “3M”: mindset maju, mental kuat, dan misi lurus.

“Tanpa itu, kebijakan hanya akan berhenti sebagai formalitas dan angka-angka semata,” kata dia.

Pewarta : Denny
Editor : Linda Fang

Share :

Baca Juga

Jabodetabek

Sembako Murah di Kemayoran: Kolaborasi Pemkot dan Kadin Redam Tekanan Harga Ramadan

Jabodetabek

Kerja Bakti PPSU dan SDA, Genangan di Cengkareng Barat Surut

Jabodetabek

THR Naik 10 Persen, Pemerintah Kucurkan Rp55 Triliun untuk ASN dan Pensiunan

Jabodetabek

Revitalisasi Polder Kamal, Menata Ulang Aliran Air di Pesisir Barat Jakarta

Jabodetabek

Sinkronisasi Program PKK Jakarta Barat: Menyusun Peta Jalan Pemberdayaan Keluarga

Jabodetabek

Kopdes Merah Putih Bangun Rantai Pasok Desa Berbasis Kemitraan Modern

Jabodetabek

JPO Sarinah Diresmikan, Warisan 1968 Dipoles Fasilitas Modern

Jabodetabek

636 Lubang Jalan Ditambal, Jakarta Barat Dikejar Waktu