Buol, Tinombala.com// belum lama ini Angin kencang dengan hujan deras melanda wilayah tambang emas Camp 7, Desa Labuton , Kecamatan Gadung, Kabupaten Buol, Sulawesi Tengah pada Sabtu , 22/02.2025
mengakibatkan dua Para pengamprak dan pekerja tambang terseret arus banjir saat melintasi sungai Di Camp 3 Satu korban ditemukan meninggal dunia, sementara satu lainnya masih dalam pencarian.
Berdasarkan keterangan Amina Nonci (42), warga Desa Bulagidun Pemilik warung makan di lokasi Camp 4, hujan lebat turun sejak sore hari di wilayah pegunungan itu yang menyebabkan sungai meluap dan banjir besar terjadi.
“Kami menerima laporan dari tukang amprak di Camp 3 bahwa ada calon pekerja di tambang yang akan menuju area pertambangan rakyat terseret arus saat melintasi sungai Camp 3 menuju Camp 4 dan Camp 7,” Jelas Amina, Saat Para pekerja berada di tengah arus banjir yang datang secara tiba-tiba disertai tumpukan kayu, 4 orang sempat dilaporkan hanyut akibat insiden ini.
Setelah menerima laporan, para pekerja tambang disekitar lokasi kejadian segera turun ke lokasi melakukan pencarian. Relawan Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Buol, Supardi Salum, membenarkan kejadian tersebut.
“Para pekerja dari tambang Camp 7 dan sebagian Camp 4 langsung bergerak untuk mencari korban yang terseret arus. Berdasarkan laporan awal, ada empat orang yang sempat hanyut.
Terkini dilaporkan ada dua dari para pekerja tersebut yang menjadi korban, informasi ini diperkuat oleh kesaksian Asis, ponakan salah satu korban, yang menyaksikan langsung kejadian tersebut.
Korban pertama yang ditemukan adalah Yusup Pakaya (46), warga Desa Nandu, Kecamatan Gadung. Yusup ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. Sementara itu, satu korban lainnya, Saprin Rahim (42), juga warga Desa Nandu, masih dinyatakan hilang.
Hingga saat ini, proses pencarian korban hilang masih berlangsung, melibatkan para pekerja tambang, relawan TRC BPBD Buol, dan masyarakat setempat
Kades Nandu, Ismail B Moragam, saat di hubungi media ini melalui WhatsApp pribadinya membenarkan insiden hanyutnya dua orang dari warga nandu tersebut ” iya pak, memang benar ada dua orang dari warga nandu yang hanyut terseret banjir dan satu sudah di temukan meninggal dunia ,satu Masi salam pencarian” ungkap Ismail (Papink)



















