Breaking News

Home / Buol

Kamis, 7 Agustus 2025 - 12:05 WIB

Berani Sehat, Dinkes Buol Launching Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS), Tahun 2025

Buol, Tinombala.Com// Pemerintah Daerah Kabupaten Buol, Sulawesi Tengah Dinas Kesehatan telah melaunching Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS), Berani Sehat bertempat di SD 15 Leok satu. Launching BIAS ini menandai semangat dan kesepakatan gerak langkah dalam mensukseskan Bulan Imunisasi Anak Sekolah Tahun 2025.

Kadis Kesehatan Gamar A Lahamade menyatakan BIAS adalah imunisasi tambahan yang diberikan kepada anak kelas 1, 2, 5 dan 6 Sekolah Dasar untuk menyempurnakan perlindungan dari Penyakit yang Dapat Dicegah Dengan Imunisasi, ” Ucapnya

Mari, bersama kita satukan semangat dan gerak langkah dari berbagai sektor untuk sukseskan BIAS dan Imunisasi berani sehat untuk generasi emas tahun 2025 program ini bertujuan menyiapkan dan melindungi anak kabupaten Buol Sulawesi Tengah menuju Indonesia Emas Tahun 2045, ” Ungkap Kadiskes Buol pada media ini Kamis 7 Agustus 2025

Ronald R. Laindjong,S.KM, M.Kes Kabid Pelayananan dan SDK Dinkes Buol menjelaskan kepada media ini Dinas Kesehatan Buol telah menggelar program nasional Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS) 2025 di bulan Agustus dan November. Program ini menyasar anak-anak usia sekolah dasar (SD) SMP di seluruh Kabupaten Buol.

Bulan Imunisasi Anak Sekolah merupakan upaya melindungi anak-anak SD SMP dari penyakit berbahaya, seperti campak, rubela, difteri, tetanus, dan kanker leher rahim. Berikut informasi seputar BIAS 2025. ” Ungkap Ronal.

Apa itu BIAS?

Bersumber dari Kemenkes, Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS) adalah kegiatan nasional meliputi pemberian imunisasi pada anak usia SD/MI/ bentuk lain yang sederajat yang dilaksanakan dua kali setahun. Kegiatan ini bertujuan untuk mencegah penyakit campak, rubela, difteri,tetanus neonatorum, dan kanker leher rahim yang merupakan masalah kesehatan di Indonesia.

Seiring bertambahnya usia, kekebalan tubuh anak terhadap beberapa penyakit bisa menurun sehingga butuh dosis penguat untuk menjaga kekebalan tersebut. Anak juga mendapat kesempatan melengkapi perlindungan terhadap penyakit dan mendapat imunisasi pada usia ideal untuk mencegah penyakit.

Baca Juga:  Dedikasi Panjang Personel Polres Buol Digganjar Satyalancana

Sasaran Bulan Imunisasi Anak Sekolah 2025

Bagi anak sekolah, imunisasi BIAS diberikan di sekolah, madrasah, dan pesantren. Anak usia sekolah yang tidak sekolah dapat mengikuti BIAS di puskesmas, posyandu, fasilitas pelayanan kesehatan lainnya.

Perlu diperhatikan, anak yang terlewat saat pelaksanaan Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS) di sekolah, harus tetap mendapatkan imunisasi. Hubungi guru UKS untuk dilaporkan ke Puskesmas terdekat.

Berikut sasaran program Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS) 2025:

✓ Kelas 1 SD atau anak usia 7 tahun
✓ Kelas 2 SD atau anak usia 8 tahun
✓ Kelas 5 SD atau anak usia 11 tahun
✓ Kelas 6 SD atau anak usia 12 tahun
✓ Kelas 9 atau usia 15 tahun

Ini jadwal pelaksanaan Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS) 2025. Kelas 1 SD atau anak usia 7 tahun:

✓ Jenis vaksin: Campak Rubela
✓ Waktu: Bulan Agustus
✓ Dosis pemberian: Satu kali
✓ Jenis vaksin: DT
✓ Waktu: Bulan November
✓ Dosis pemberian: Satu kali untuk Kelas 2 SD atau anak usia 8 tahun:

Jenis vaksin: Td
Waktu: Bulan November 2025

Dosis pemberian: Satu kali untuk Kelas 5 SD atau anak usia 11 tahun:

Jenis vaksin HPV Waktu: Bulan Agustus 2025 Dosis pemberian: Satu kali

Jenis vaksin: Td
Waktu: Bulan November
Dosis pemberian: Satu kali untuk Kelas 6 SD atau anak usia 12 tahun:

Jenis vaksin: HPV Bulan Agustus

Dosis pemberian: Satu kali untuk Kelas 9 atau usia 15 tahun:

Bagaimana Jika Ada Keluhan setelah Imunisasi?

Sebelum kegiatan imunisasi, ini hal-hal yang harus dipersiapkan.

Pastikan anak dalam kondisi sehat.
Anak harus sudah sarapan/makan sebelum berangkat ke sekolah.
Orang tua/pengasuh mengisi formulir skrining kesehatan yang diberikan oleh sekolah.

Baca Juga:  Menata Arah 2027 dari Musrembang, Pertanian, SDA Lestari, dan Janji Pengentasan Kemiskinan

Imunisasi dalam kegiatan BIAS aman. Keluhan yang mungkin terjadi biasanya ringan, seperti: demam ringan, nyeri, kemerahan atau bengkak di tempat suntikan. Ini yang dapat dilakukan jika muncul keluhan:

Jika demam, dapat diberikan obat penurun panas. Jika bengkak dapat dikompres air dingin. Keluhan-keluhan ini biasanya hilang dalam beberapa hari.
Jika keluhan tidak membaik dalam tiga hari tetap tenang, segera lapor ke Puskesmas terdekat. (Reiyna/Red)

Share :

Baca Juga

Buol

Warga Terkejut Saat Melihat Sosok Ini Mengangkat Pasir di Sungai Matinan

Buol

Inspektorat Buol Belum Periksa Dugaan Proyek Ayam Petelur, Masih Menunggu DPMD

Buol

Damkar Buol Latih Karyawan PLN Leok Antisipasi Kebakaran Dini

Buol

Pemkab Buol Kedepankan Kemanusiaan Dalam Penanganan WNA Filipina Korban Laut

Buol

Polres Buol Gelar Panen Raya Jagung, Dukung Program Ketahanan Pangan Nasional

Buol

Anggaran Buol Terpangkas Rp207 Miliar, Tapi Rp650 Miliar Justru Datang

Buol

Panitia Open Turnamen Bupati Cup I Buol Hebat Gelar Dzikir Bersama

Buol

Jagung Buol Berbuah: Pangan Nasional Terjaga, Polres Buol Dan Pemda Panen Raya Jagung Kuartal I
error: Konten ini dilindungi hak cipta!