Breaking News

Home / Pemerintahan

Kamis, 27 Maret 2025 - 02:56 WIB

Diduga Pemkab Polman Terlilit Hutang 100 Milyar

Sulbar, Tinombala.com//  Semakin mencuat Pemkab Polewali Mandar (Polman) Provinsi Sulawesi Barat terlilit hutang. Utang yang awalnya tercatat sebesar Rp 60 miliar, kini telah meningkat menjadi Rp 76 miliar. Jika ditambah dengan kekurangan perhitungan gaji ASN, PPPK, serta PTT yang belum dibayarkan, maka total utang Pemkab Polman mencapai Rp 100 miliar.

Rincian utang tersebut meliputi:

1. Utang Alokasi Dana Desa (ADD) tahun 2024*: Rp 7,9 miliar

2. Utang insentif perangkat masjid tahun 2023*: Rp 4 miliar

3 Program UHC BPJS Kesehatan*: lebih dari Rp 3 miliar

4 Utang kepada rekanan di tahun 2023 dan 2024

Kepala Bagian Keuangan Pemkab Polman, Muhammad Nawir, menjelaskan bahwa salah satu utang besar yang harus segera dibayar adalah insentif perangkat masjid tahun 2024 yang belum terbayar selama enam bulan terakhir. Untuk membayar utang ini, Pemkab Polman harus melakukan perubahan Peraturan Bupati.

Samsul Mahmud, Bupati Polewali Mandar berencana untuk melakukan efisiensi anggaran dan memprioritaskan pembayaran utang tersebut.” Ia juga berharap bahwa dengan melakukan efisiensi anggaran, Pemkab Polman dapat menyelesaikan masalah utang tersebut dan meningkatkan tata kelola keuangan daerah,” Ungkap Bupati.

Baca Juga:  RAT Di Bawah Komando

Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Pemkab Polman, Alimuddin, menyampaikan bahwa Bupati telah memerintahkan untuk membayar insentif perangkat masjid tahun ini. Namun, proses pembayaran masih terkendala administrasi SK perangkat masjid, dengan hanya lima kecamatan yang telah mengajukan SK dari total 16 kecamatan di Polman.

Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Polman, Husain Ismail, menyatakan bahwa belum mendapat informasi terkait revisi anggaran Pemkab Polman.

” Ia menjelaskan bahwa terdapat masalah terkait kewajiban Pemkab Polman terhadap rekanan, terutama dalam proyek pengaspalan di Desa Galeso dan Gonda tahun lalu. Rekanan proyek tersebut mengeluhkan belum dibayarkannya sisa pembayaran yang mencapai 70 persen dari total nilai proyek,” Ungkap Husain Ismail. (*)

Share :

Baca Juga

Buol

RAT Di Bawah Komando

Nasional

Pemangkasan Anggaran, Pertumbuhan Ekonomi Terancam

Pemerintahan

Catut Organisasi PERS Dan Media Kadis Kominfo Provinsi Sulawesi Tenggara Cederai Integritas Wartawan

Pemerintahan

Program 100 Hari Kerja Gubernur dan Wakil Gubernur Sultra Utamakan Pembangunan

Pemerintahan

Pemda Kabupaten Buol Berencana Menggandeng Sumber Daya Manusia Lapas Kelas III Leok Membersihkan Drainase

Pemerintahan

Forum P4GN Perkuat Sinergi Penanganan Narkotika di Kabupaten Touna

Pemerintahan

AGPAII Kabupaten Buol Geruduk Kantor Bupati

Buol

Kedatangan Bupati Dan Wakil Bupati Buol Dibumi Pogogul Disambut Dengan Tarian Tradisional