Buol, Tinombala.Com// Ketua Persatuan Wartawan Indonesia PWI Buol-Tolitoli, Syahrul SH, mengecam tindakan intimidasi dan persekusi yang dialami oleh wartawan Kasekabar.Com Rudiyanto saat melakukan peliputan di lingkungan Pemda patut mendapat perhatian serius oleh Risharyudi Triwibowo Bupati Buol.
Intimidasi yang mencoba membungkam hasil karya Jurnalistik diduga dilakukan oleh pengawal pribadi Bupati Buol, Rudi S Bia ini masuk kategori intimidasi dan persekusi yang menjurus kepada tindakan pelecehan profesi wartawan,” Kata Syahrul.
Ini bahaya bagi kebebasan pers di Kabupaten Buol pemerintah enggan dikritik, jika dikritik pakai jasa pengawal intimidasi wartawan, ini jelas tindakan yang sangat tidak menghargai kerja kerja Pers,” tegas Syahrul
Dia juga mengecam tindakan premanisme terselubung yang dilakukan oleh oknum pengawal pribadi Risharyudi Triwibowo Bupati Buol.,” Tindakan Intimidasi Pembungkaman karya tulis Jurnalistik ini dianggap sebagai bentuk arogansi dan anti-kritik Bupati yang dapat membahayakan kebebasan pers di Kabupaten Buol,” tutur Syahrul
” Ketua PWI Kabupaten Buol Tolitoli meminta Bupati Buol, Risharyudi Triwibowo, untuk mengklarifikasi dan menindaklanjuti insiden ini dan meminta maaf secara terbuka atas perlakuan berlebihan pengawal pribadinya terhadap wartawan Rudiyanto.
Permintaan maaf ini diharapkan dapat menunjukkan bahwa Bupati bertanggung jawab atas perilaku anak buahnya dan tidak mendukung tindakan intimidasi dan persekusi terhadap wartawan,” Ungkap Ketua PWI Buol Tolitoli
” Bupati Buol harus meminta maaf atas kejadian ini untuk menunjukkan bahwa tindakan intimidasi dan persekusi yang dilakukan pengawal pribadinya adalah keliru,” Tegasnya
Permintaan maaf ini juga diharapkan dapat mencegah publik menganggap bahwa Risharyudi Triwibowo Bupati Buol anti-kritik dan memerintahkan orang-orangnya untuk membungkam wartawan,” Jelasnya
Jika Bupati tidak meminta maaf, publik akan menganggap bahwa Risharyudi Triwibowo Bupati Buol mendukung tindakan intimidasi dan persekusi terhadap wartawan,” Ujar Ketua PWI Buol Tolitoli 21 Mei 2025,
(Lut AL Idrus/Red)



















