Breaking News

Home / Nasional

Kamis, 12 Juni 2025 - 11:18 WIB

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Periksa Bupati Buol Risharyudi Triwibowo

Jakarta, Tinombala.Com// Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa Bupati Buol Risharyudi Triwibowo dan Caswiyono Rusydie Cakrawangsa sebagai saksi dalam kasus dugaan pemerasan terhadap tenaga kerja asing (TKA) di Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker). Keduanya merupakan mantan Staf Khusus Menteri Ketenagakerjaan era Ida Fauziyah.

KPK memeriksa Risharyudi Triwibowo dan Caswiyono Rusydie Cakrawangsa untuk menggali informasi terkait tugas dan fungsi mereka sebagai Staf Khusus Menteri Ketenagakerjaan.

Penyidik KPK juga ingin mengetahui pengetahuan mereka tentang pemerasan terhadap TKA dan aliran dana dari hasil pemerasan.

Dikutip dari Berita Antara Kasus ini melibatkan dugaan pemerasan terhadap TKA yang akan bekerja di Indonesia, dengan nilai pemerasan mencapai Rp 53,7 miliar sejak 2019-2024.

Saat ini KPK telah menetapkan delapan tersangka dalam kasus ini, termasuk pejabat tinggi di Kemnaker,” kata Juru Bicara KPK Budi Prasetyo saat dikonfirmasi ANTARA di Jakakarta.

Budi Prasetyo menerangkan Selasa 5 Juni 2025. Identitas tersangka kasus pemerasan dalam pengurusan rencana penggunaan tenaga kerja asing (RPTKA) di Kemenaker tersangka Suhartono Dirjen Binapenta dan PKK Kemenaker 2020-2023, Haryanto Direktur PPTKA Kemenaker 2019-2024 dan Dirjen Binapenta dan PKK Kemenaker 2024-2025.,” Ucap Budi Prasetyo.

” Wisnu Pramono Direktur PPTKA Kemenaker 2017-2019., Devi Anggraeni Koordinator Uji Kelayakan Pengesahan PPTKA 2020-2024 dan Direktur PPTKA Kemenaker 2024-2025, Gatot Widiartono Kepala Subdirektorat Maritim dan Pertanian Ditjen Binapenta & PKK 2019-2021 dan Koordinator Bidang Analisis dan Pengendalian Tenaga Kerja Asing Direktorat PPTKA 2021-2025 dan
Putri Citra Wahyoe, Jamal Shodiqin, dan Alfa Eshad Staf pada Direktorat PPTKA Ditjen Binapenta & PKK 2019-2024.,” Jelas Budi Prasetyo.

Bahwa RPTKA merupakan persyaratan yang harus dipenuhi tenaga kerja asing agar dapat bekerja di Indonesia. (*)

Baca Juga:  AI Bisa Manipulasi Wajah dalam Sekejap, Sudin Kominfotik Jakbar Ingatkan Bahaya Kejahatan Siber

Share :

Baca Juga

Jabodetabek

Presiden Prabowo Pimpin Sidang Kabinet Paripurna Bahas Kesiapan Idulfitri 1447 H

Nasional

Nenek dan Hijrah: Kesedihan yang Tak Terhingga

Jabodetabek

Pemkot Jakpus Ajak Kolaborasi di Hardiknas 2026

Nasional

Daftar Gaji Pegawai Negeri Sipil Tahun 2025, Lengkap Dari Golongan 1 Sampai 4

Nasional

Ratusan Alat Berat Beroperasi, Dibalik PETI Pasaman Barat, Dugaan Dana Koordinasi Mengalir hingga Puluhan Miliar

Jabodetabek

Air Meluap Di Jantung Ibu Kota

Jabodetabek

Hewan Liar Resahkan Warga Jelambar, Satpel KPKP Turun Tangan

Nasional

Jejak Terakhir PK-THT di Punggung Bulusaraung