Breaking News

Home / Nasional

Senin, 22 September 2025 - 22:02 WIB

Nenek dan Hijrah: Kesedihan yang Tak Terhingga

Pasangkayu, Tinombala.Com// Seorang karyawan PT Permodalan Nasional Madani (PNM) Sulawesi Tengah meninggal dunia diduga akibat pembunuhan oleh nasabah PNM mekar di Kabupaten Pasangkayu

Kematian korban, Hijrah, membawa kesedihan yang mendalam bagi Nenek, keluarga dan masyarakat setempat.

” Di sudut kamar yang pengap, seorang nenek renta kerap terdengar memanggil nama cucunya, Hijrah, tanpa menyadari bahwa gadis belia itu telah tiada. Suara panggilan kakek yang penuh harap dan cinta itu kini hanya menggema dalam kesunyian.

Kesedihan nenek itu tak terhingga. Ia telah kehilangan cucu yang sangat dicintainya. Hijrah, gadis belia yang penuh semangat dan harapan, telah meninggalkan dunia ini terlalu cepat.

Nenek itu masih ingat saat-saat bahagia bersama Hijrah. Ia masih ingat senyum Hijrah, tawa Hijrah, dan pelukan Hijrah yang hangat. Namun, kini semua itu hanya menjadi kenangan yang pahit.

” Kesedihan Nenek itu menjadi simbol dari kesedihan yang dialami oleh keluarga Hijrah dan masyarakat yang telah kehilangan seorang gadis belia yang berpotensi.

Semoga kenangan Hijrah dapat menjadi inspirasi bagi kita semua untuk menjalani hidup dengan lebih baik dan memperjuangkan hak-hak kita. (Red)

Baca Juga:  Jejak Terakhir PK-THT di Punggung Bulusaraung

Share :

Baca Juga

Nasional

Mengurangi Ketergantungan Energi Fosil, QMB – HYNC Pelopori Inovasi Transisi Energi Dalam Kawasan IMIP

Nasional

Deregulasi, Hilirisasi, dan Ekspansi Lahan, Strategi Komprehensif Jaga Ketahanan Pangan

Nasional

Sandi “Aman Semua” Dan Rimba yang Dikhianati

Nasional

Gaya KPK Awalnya Minta Maaf OTT Sedikit Tiba-tiba Melejit

Jabodetabek

Kolaborasi dan Inovasi Jadi Kata Kunci, PP PAUD Didorong Adaptif Hadapi Tantangan Zaman

Nasional

Menjelang Perayaan Hari Raya Idul Fitri 1446 H Dewan Pers Mengeluarkan Surat Edaran Wartawan Tidak Diperbolehkan Meminta THR

Nasional

Simak Imbauan Bank BRI Terbaru Tahun 2025, Bagi Nasabah Se- Indonesia

Nasional

Di Makam BM Diah dan Rosihan Anwar, AMKI Menyemai Ingatan Pers yang Berjuang